Desa Mandiri Bukan Mimpi, Kuncinya Kolaborasi Prioritas Pembangunan

progreskaltim.id Ketimpangan infrastruktur dasar masih menjadi masalah klasik yang menghantui upaya Pemkab Kukar menaikkan status desa mandiri. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengungkapkan desa yang berada di dekat pusat perkotaan cenderung lebih cepat naik kelas. Sebaliknya, desa-desa terpencil di Kukar masih berjuang dengan kondisi minim infrastruktur.

“Kalau kita lihat data sejak 2024, desa-desa yang masih berstatus berkembang dan maju itu rata-rata terkendala infrastruktur. Jalan antar desa masih berupa tanah atau batu,” ujar Arianto saat ditemui pekan ini.

BacaJuga

Pendapatan Arianto ini diucapkan setelah menganalisis data Indeks Desa yang setiap tahun diperbarui oleh Pemkab Kukar dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Mengutip data tersebut — dari 193 desa di Kukar, terdapat 87 desa mandiri, 83 desa maju dan 23 desa berkembang. Sejak 2020 dan 2022 sudah tidak ada lagi desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal.

“Beberapa desa masih bergantung pada bangunan seadanya untuk pelayanan dasar seperti posyandu atau kantor desa,” kata Arianto ditemui awal Mei 2025.

Langkah strategis dan terencana diperlukan guna percepatan status desa mandiri. Pun demikian, Arianto menegaskan, pekerjaan itu tak bisa dituntaskan oleh DPMD saja.

Arianto mengatakan, diperlukan sinergi lintas sektor. Mulai dari pembangunan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum, pembangunan puskesmas oleh Dinas Kesehatan, hingga pembangunan sekolah oleh Dinas Pendidikan.

“Semuanya harus bergerak bersamaan,” tegasnya.

Kondisi demikian tak membuat DPMD tak membuat DPMD patah arang. Justru menjadi pelecut. Karena itu, ia menekankan pentingnya pendampingan dan prioritas pembangunan konsisten agar desa berkembang segera naik status menjadi maju hingga mandiri beberapa tahun ke depan.

“Desa mandiri itu bukan mimpi. Tapi kalau hanya dibebankan ke desa atau kabupaten, akan terlalu berat. Harus ada gotong royong anggaran dan perhatian dari pusat maupun provinsi,” akhirinya. (*adv)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10