Kolaborasi DPMD Kukar Hadirkan Air Bersih di 60 Desa

progreskaltim.id Kutai Kartanegara. Kabupaten terluas kedua di Provinsi Kaltim ini punya tantangan geografis menyediakan layanan air bersih bagi warganya. Jaringan air bersih yang dikelola Perumda Tirta Mahakam belum sepenuhnya menjangkau pelosok desa di Kukar. Lalu, bagaimana cara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar berkolaborasi memastikan layanan dasar ini ?

Kepala DPMD Kukar, Arianto menjelaskan, beberapa tahun lalu sudah ada program Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 

BacaJuga

Pelaksanaan Pamsimas kata Arianto melibatkan Bappeda, Dinas Perkim, dan PDAM. Program air bersih itu kemudian kata Arianto diintegrasikan lewat pemerintah desa lewat pelatihan mengelola sarana air bersih mandiri. 

“Selain membangun, kami juga memperkuat kapasitas pengelolaan di tingkat desa agar keberlangsungan layanan bisa terjamin,” kata Arianto.

Memang, kata dia, masih ada tantangan teknis di lapangan. Salah satunya terkait pemahaman masyarakat mengenai batas pembangunan jaringan. Pemerintah hanya membangun sampai titik keran depan rumah. Sedangkan sambungan menuju bagian dalam rumah menjadi tanggung jawab warga. 

“Sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat memahami mekanisme tersebut dan ikut menjaga fasilitas yang telah tersedia,”terangnya. 

Arianto optimistis, seluruh desa di Kukar akan segera memperoleh akses air bersih secara merata. Program ini, sebutnya, bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar, melainkan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. 

“Hingga kini, sekitar 60 desa telah memiliki sistem pengolahan dan distribusi air bersih. Mayoritas fasilitas tersebut sudah beroperasi optimal, sedangkan sebagian lainnya masih dalam tahap penyempurnaan,” ungkap Arianto.  (*adv/dpmdkukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10