Strategi LPTQ Mahulu Kader Qori dan Qoriah Terbaik Berlaga di MTQ Provinsi dan Nasional

progreskaltim.id Pembinaan Tilawatil Quran di Kabupaten Mahakam Ulu terus memperlihatkan kemajuan dari tahun ke tahun. Tak hanya berhenti mengirimkan kafilah berprestasi yang menjuarai ajang nasional 2025 lalu. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) rupanya sedang mengupayakan stimulus beasiswa guna kaderisasi para pelantun Alquran di Tana’a Urip Kerimaan – sebutan Kabupaten Mahulu.

Salah satunya, lewat menggelar Seleksi Tilawatil Quran (STQI) pertama di Mahulu, yang dibuka Minggu, 7 Desember 2025. Seleksi yang berlangsung di masjid Jami Baitul Muttaqin, Ujoh Bilang itu diikuti 15 peserta perwakilan 3 kecamatan di Mahulu. Yakni, Long Bagun, Long Apari dan Long Hubung.

BacaJuga

Selama 2 hari, 8-9 Desember, para Qori dan Qoriah ini akan beradu kemampuan di hadapan dewan juri. Para peserta terbaik nantinya akan menjadi perwakilan Mahulu berlaga di Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Provinsi Kaltim.

“Ini adalah STQ pertama dan terakhir di Kabupaten Mahulu. Sebab, secara nasional, STQ di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten ditiadakan. Semua diseragamkan menjadi MTQ,” kata Ketua LPTQ Mahulu, Agus Darmawan kepada progreskaltim.id usai kegiatan.

Menghadapi perubahan tersebut, LPTQ Mahulu berupaya fokus menyeleksi Qori dan Qoriah terbaik pada cabang pertandingan potensial.

Karena itu, selama 2 hari ini, panitia fokus mencari bibit Qori dan Qoriah terbaik dari 6 cabang kategori lomba selama STQ 2025 ini. Di antaranya ; Cabang Tilawah anak-anak dan dewasa, hafalan 1 juz dan tilawah cabang hafalan 5 juz, hafalan 5 dan 10 juz, hafalan 30 juz cabang tafsir bahasa Arab, cabang hafalan hadis 100 dengan sanad dan 500 hadis dan terakhir karya tulis ilmiah hadist.

Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pertama di Mahulu, yang dibuka Minggu, 7 Desember 2025 

Di tahun 2026 mendatang, Qoriah berprestasi asal Mahulu bernama Fadila tetap menjadi andalan. Mengingat Fadila berhasil menjadi kafilah mewakili Provinsi Kaltim menyabet juara

Juara 1 Hafalan Al-Qur’an Golongan 10 Juz pada STQH Tingkat Nasional XXVIII di Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025.

“Sementara kita andalkan Fadila di nomornya, di MTQ tahun depan, dengan kategori berbeda, karena umurnya naik ke dewasa, karena sebelumya tingkat remaja,” terang Agus. “Selama 2 hari seleksi, kita akan eksplorasi potensi terbaik peserta lainnya,”

Untuk jangka panjang, Agus juga telah menyiapkan strategi jemput bola menjaring bibit Qori dan Qoriah terbaik di 5 kecamatan di Mahulu. Salah satunya, lewat mendorong orang tua menyekolahkan agama anak-anaknya ke luar daerah agar potensinya semakin tergali.

“Kami berusaha carikan beasiswa bagi anak-anak yang mau dipondok pesantren,” kata Agus.

Bupati Mahulu, Angela Idang Belawan mendukung STQ yang merupakan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 2026 mendatang.

“Saya berharap, kafilah asal Mahulu bisa menjuarai MTQ di tingkat provinsi dan nasional,” pesan bupati terpisah dalam pidato dibacakan Agus Darmawan.

Seleksi Tilawatil Quran (STQ) pertama di Mahulu, yang dibuka Minggu, 7 Desember 2025

Ketua Panitia STQ Mahulu 2025, Muhammad Taufik juga berharap STQ Mahulu berpesan STQ bukan sekedar ajang seleksi. Melainkan juga menanamkan nilai religi dalam kehidupan sehari-hari.

“Ayat-ayat suci kita harapkan bukan hanya dilantunkan dengan indah. Tetapi juga juga dijalankan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi generasi Qurani yang cerdas,” katanya.

Penulis : Nalendro Priambodo

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10