Upaya Pemkab Mahulu Wujudkan Transparansi Anggaran

progreskaltim.id Rapat pengendalian operasional kegiatan Mahakam Ulu digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Mahulu pada Rabu, 8 November 2023. Diselenggarakan oleh Bagian Administrasi Pembangunan, Sekretariat Daerah Kabupaten Mahulu, rapat tersebut juga dirangkai dengan kegiatan pendampingan penginputan realisasi kegiatan di aplikasi tim evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran alias Tepra.

Kegiatan tersebut dibuka oleh pelaksana harian Sekretaris Kabupaten Mahulu, Yordanus Dani. Pesertanya sebanyak 74 orang. Mereka merupakan petugas admin Tepra dan pejabat penghubung OPD serta Kecamatan mengikuti. Salah seorang yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Lorensius Liah.

BacaJuga

Dalam sambutannya, Yordanus Dani menjelaskan tentang pendampingan penginputan realisasi kegiatan di aplikasi Tepra dan rapat pengendalian operasional kegiatan Pemkab Mahulu. Kedua kegiatan tersebut diperlukan untuk memastikan penggunaan APBN dan APBD berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Salah satu aturan yang mengatur penggunaan anggaran tersebut adalah Keputusan Presiden 20/2015 tentang Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran APBN dan APBD. Selain itu Instruksi Presiden 1/2015 tentang Percepatan Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa. Kemudian Undang-Undang 23/2014. Pasal 391 dalam UU tersebut mengamanatkan pemerintah daerah wajib menyediakan informasi pemerintahan daerah tentang pembangunan dan keuangan daerah.

Mengetahui amat tersebut, Yordanus berharap, rapat pengendalian operasional kegiatan menghasilkan sejumlah tujuan. Salah satunya dapat melakukan pemantauan dan mengevaluasi pelaksanaan serapan anggaran yang telah berjalan hingga Triwulan III Tahun 2023. Pelaksanaan serapan tersebut diharapkan dapat tersaji secara akurat.

“Sehingga kita dapat meminimalisasi risiko-risiko permasalahan yang mungkin telah atau akan terjadi di dalam perangkat daerah. Hasilnya kemudian dilaporkan kepada pengawas dalam rangka percepatan pelaksanaan serapan anggaran,” ucap Yordanus dalam rapat.

Ia juga berharap, kegiatan pendampingan dapat menjadi pendorong optimalisasi koordinasi antarperangkat daerah dalam mendukung percepatan pelaksanaan serapan sesuai dengan jadwal pelaksanaan kegiatan. Terutama bagi 25 OPD yang grade-nya di bawah 51 persen. Mengingat, saat ini sudah memasuki triwulan IV.

Kepada seluruh peserta rapat, baik dari perangkat daerah maupun tim pengawas, Yordanus mengingatkan agar tetap semangat dan fokus bekerja. Walau sisa waktu semakin sedikit. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi melalui ide, saran, dan evaluasi yang konstruktif demi kesuksesan pelaksanaan program pembangunan.

“Saya optimistis, dengan semangat kerja keras, kita akan mencapai hasil yang maksimal dan memberikan manfaat yang signifikan kepada masyarakat Mahakam Ulu,” ujarnya.

Dia menekankan, setiap OPD harus mengutamakan fokus dalam pelaksanaan rapat dan pendampingan penginputan realisasi kegiatan ini. Dengan begitu, hasil yang berkualitas dan ketepatan data dapat tercapai.

“Jangan ragu untuk berkomunikasi, bertukar informasi, dan bekerja sama dengan semua pihak. Identifikasi, lah, kendala atau permasalahan yang muncul selama proses penginputan realisasi kegiatan,” pesannya.

Kabag Administrasi Pembangunan, Lorensius Liah, memberikan penjelasan tambahan. Tujuan diadakan kegiatan pendampingan pengimputan dan rapat ini agar proses pengendalian, pengawasan dan pelaporan pelaksanaan terhadap realisasi anggaran dan fisik di Pemkab Mahulu dapat dimonitor melalui sistem Tepra. Hal ini bertujuan agar pelaksanaannya lebih transparan sehingga berlangsung secara efektif dan efisien serta sesuai misi Pemkab Mahulu.

“Pada era sekarang, penggunaan aplikasi merupakan bagian dari e-government,” jelas Lorensius Liah. (adv/prokopimmahulu)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10