Pesan Penting Peringatan Hari Guru di Mahulu

progreskaltim.id Pemkab Mahakam Ulu menggelar upacara peringatan Hari Guru Nasional di Alun-Alun Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Senin, 27 November 2023. Upacara tersebut dipimpin Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh.

Upacara Hari Guru ini mengusung tema “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar”. Dihadiri Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun; Sekretaris Daerah, Stephanus Madang; Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Agustinus Teguh Santoso; sejumlah kepala OPD; komandan Koramil Long Bagun; serta para guru yang bernaung di PGRI Mahulu dan pelajar.

BacaJuga

Dalam kegiatan itu, Bupati Bonifasius membacakan pesan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim. Nadiem menyebut tahun ini akan menjadi tahun terakhirnya merayakan Hari Guru Nasional sebagai menteri.

“Hal ini membuat saya merasa sedih karena saya pasti akan rindu bertemu dengan Ibu dan Bapak semua,” kata Nadiem seperti disampaikan Bonifasius.

Dalam empat tahun terakhir atau selama menjadi menteri, telah banyak program yang dicapai Nadiem. Salah satunya adalah menghapus ujian nasional. Penilaian hasil belajar murid pun diberikan kepada guru.

Program lainnya yakni penerapan asesmen nasion agar semua berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan. Selain itu, mewujudkan lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid. Kementerian Pendidikan juga telah meluncurkan program Kurikulum Merdeka.

“Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru karena tidak hanya meringankan beban murid tetapi juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya,” lanjut Nadiem.

Beban guru juga makin berkurang karena dalam Kurikulum Merdeka, jumlah materi dan tuntutan memberikan pemahaman yang mendalam kepada murid dikurangi. Ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru juga makin meluas dengan adanya platform Merdeka Mengajar. Jutaan guru di Indonesia sekarang saling terhubung, saling belajar, dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Terobosan terbesar yang dilakukan Nadiem adalah meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak.

Pendidikan Guru Penggerak berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya. Program ini bertujuan mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata. Harapan menciptakan satu juta guru ASN pun sudah makin dekat. Upaya ini untuk memenuhi kebutuhan guru dan meningkatkan kesejahteraan para pendidik.

“Semua ini membuat saya percaya bahwa Hari Guru Nasional tahun ini bukanlah salam perpisahan. Sebaliknya, peringatan Hari Guru Nasional adalah penanda kesatuan tekad kita untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia,” jelas Nadiem.

Ia pun mengajak semua pihak memaknai peringatan Hari Guru Nasional 2023 dengan memberikan semangat untuk melaju ke depan dengan derap langkah serentak melanjutkan gerakan Merdeka Belajar. (adv/prokopimmahulu)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10