progreskaltim.id Kalimantan Timur menjadi salah satu tujuan dalam rangkaian Tur Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2024. Festival ini menjadi istimewa dikarenakan Australia dan Indonesia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.
Sebelumnya, pada akhir Mei lalu, festival diluncurkan di Jakarta kemudian berkeliling ke sejumlah kota lain. FSAI 2024 untuk pertama kalinya hadir di Benua Etam yang akan digelar di dua kota besar Kaltim yakni Kota Samarinda pada tanggal 21 Juni dan Kota Balikpapan tanggal 22 Juni 2024.
Selama dua hari, Penonton di Kalimantan Timur akan disuguhkan film “Blueback” besutan sutradara Robert Connolly yang akan diputar di sinema XXI City Centrum Samarinda. “Blueback” adalah film Australia yang menunjukkan keindahan wilayah pasisir Australia Barat.
Keesokan harinya, film “Talk to Me” akan ditayangkan di Pentacity XXI Balikpapan. ”Talk to Me” adalah film horor Australia yang mengisahkan tentang kelompok pertemanan yang menemukan cara memanggil roh menggunakan sebuah patung tangan.
“Saya senang sekali Festival Sinema Australia Indonesia sudah diperluas hingga ke Samarinda dan Balikpapan,” ujar Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias. “Film merupakan media yang menghadirkan peluang penting untuk memperdalam pemahaman antara kedua negara kita,” sambungnya.
Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams menjelaskan, FSAI 2024 lebih besar dibanding tahun lalu karena hadir di 10 kota di Indonesia, dibanding sebelumnya tujuh kota. Ada empat kota yang pertama kali dikunjungi tahun ini, yaitu Padang, Balikpapan, Samarinda, dan Manado.
Penulis : Muhammad Ghazy Arkam
Editor : Nalendro Priambodo

Discussion about this post