progreskaltim.id Bantuan bagi korban banjir di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berdatangan. Kali ini bantuan datang dari Kodam VI/Mulawarman. Bantuan itu diserahkan langsung Pangdam VI Mulawarman, Mayor Jendral TNI Budi Utomo, Rabu, 22 Mei 2024.
Jendral bintang dua di pundaknya itu datang langsung mengirim bantuan kepada warga. Ia ditemani Komandan Korem (Danrem) 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen Anggara Sitompul. Sesampainya di helipad Kantor Bupati Mahulu, rombongan langsung menuju dapur umum di halaman Koramil 0912-03/Long Bagun.
Mayjen Tri Budi Utomo menyampaikan bahwa kehadirannya di Kabupaten Mahulu sedikit terlambat. Namun ia menegaskan bahwa niat baik ini adalah untuk membantu masyarakat Mahulu. Apalagi, pemerintah daerah telah menetapkan status darurat bencana. Dandim, dan dandim, kapolres, serta bupati telah melakukan tindakan untuk memindahkan masyarakat ke daerah yang lebih tinggi.
“Oleh sebab itu, kami hadir dengan membawa beberapa bantuan yang dapat dimanfaatkan. Kami juga telah menyediakan dapur lapangan yang bisa digunakan. Mudah-mudahan selama kegiatan di sini, kami bisa membantu Bapak Bupati. Mereka yang hadir di sini siap memasak untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucap Mayjen Tri Budi Utomo.
Hari itu Pangdam datang membawa bantuan meliputi beras, mie instan, ikan dalam kemasan, biskuit serta alat-alat sekolah bagi sisawa yang akan menghadapi ujian nasional. Pangdam berharap bantuan ini mampu sedikit meringankan beban. Oleh karena itu, ia mengajak warga tetap optimistis dan tabah.
“Kami juga menyediakan perlengkapan bayi. Mudah-mudahan situasi ini segera teratasi, dan kehadiran kami di sini bertujuan untuk membantu masyarakat,” tutup Pangdam VI/Mlw.
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh yang ikut mendampingi turut berterima kasih atas bantuan yang diberikan Pangdam VI Mulawarman. Baginya, bantuan ini sangat berarti.
Sebab, Pemkab Mahulu tak bisa bekerja sendiri mengatasi banjir besar yang merendam ribuan rumah di 38 kampung di Kabupaten Mahulu.
“Jadi kita ini masih perlu bantuan uluran tangan selama pemulihan 1 bulan ke depan, tentu Target saya 1 bulan setelah pasca bencana ini kehidupan harus bisa kembali normal,” ungkap Bupati Bonifasius ketika mendampingi. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post