progreskaltim.id Dinas Perhubungan Mahulu gerak cepat memastikan pembangunan Bandara Ujoh Bilang terlaksana. Hingga kini, 21 tahap perencanaan dan perizinan sudah berhasil dipenuhi. Progres ini menjadi modal penting dukungan percepatan dari pemerintah pusat dan provinsi.
Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing menjelaskan, sejumlah dokumen dan background study sudah disampaikan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas) dan Kementerian Perhubungan.
Dokumen ini, nantinya menjadi bagian untuk penyusunan kajian teknokraktik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Jika pembangunan Bandara Ujoh Bilang disetujui masuk ke dalam RPJMN dan Rencana Strategis Pemerintah, maka rencana pembangunan Bandara Ujoh Bilang akan semakin lapang.
“Kita berdoa saja, mudahan Mahulu menjadi salah satu daerah yang disetujui pembangunan bandaranya masuk ke dalam pembangunan di pusat,” terang Frans.
Lanjut dia menjelaskan, manfaat Bandara Ujoh Bilang masuk ke dalam pembangunan di pusat adalah dukungan anggaran berdasarkan kewenangan.
“Apabila masuk, sebagian pembangunan sisi udara masuk kewenangan pusat. Daerah seperti provinsi dan kabupaten di sisi darat,” terangnya. “Kita optimistis, karena semua kelengkapan kita lengkap semua,” sambungnya. (adv/dishubmahulu)

Discussion about this post