Mengurangi Banjir di Kota Raja, DPU Kukar Jalankan 10 Proyek Drainase

progreskaltim.id Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar segera menjalankan 10 proyek drainase di Kota Tenggarong pada 2025 ini. Pekerjaan ini diharapkan mengurangi banjir sekaligus mempercantik dan memberi ruang nyama bagi warga di Kota Raja – sebutan Tenggarong. 

“Pengerjaan ini akan dimulai dengan perbaikan saluran di muara terlebih dahulu. Setelah itu, kami akan melanjutkan proyek di wilayah lainnya,” beber Kepala Bidang Sumber Daya Air DPU Kukar, Awang Agus Syahbandi kepada awak media, Senin, 12 Mei 2025. 

BacaJuga

Agus menjelaskan beberapa titik utama perbaikan drainase yang sebagian besar merupakan kelanjutan pekerjaan tahun 2024 yang belum selesai. 

Lebih rinci, Agus menjelaskan, beberap titik proyek perbaikan drainase yang sedang dikerjakan tahun 2025 di Tenggarong. 

Salah satu titik utama perbaikan drainase berlokasi di Kelurahan Loa Ipuh. Anggarannya mencapai Rp17,5 miliar. 

Selain itu, pembangunan kanal banjir sekitar Taman Kota Raja (TKR) dengan anggaran Rp8,5 miliar juga menjadi prioritas DPU Kukar untuk mengurangi dampak banjir di pusat kota. 

Skema lain yang juga mendapat perhatian adalah drainase Jalan Mawar yang memiliki anggaran Rp14,6 miliar. 

Ini akan menyelesaikan masalah drainase yang belum sempurna di tahun sebelumnya. Begitu pula dengan drainase di Jalan Maduningrat, yang mendapatkan anggaran Rp6,6 miliar untuk memperbaiki saluran air yang ada.

Tak ketinggalan, proyek Drainase Rapak Mahang dengan anggaran Rp3,6 miliar juga diharapkan dapat mengatasi banjir yang sering melanda perumahan warga di RT 13, dekat Kantor Lurah Timbau. Aliran air akan dialihkan ke Jalan Udang untuk mencegah genangan lebih lanjut.

Proyek saluran drainase di Jalan Jelawat juga penting untuk mengatasi banjir di Jalan Pesut.

“Anggaran sebesar Rp9,9 miliar disiapkan untuk proyek ini. Banjir yang sering terjadi di Jalan Pesut menyebabkan air mengalir ke Jalan Putri Kencana yang memiliki saluran sempit,” terang Awang Agus. Meski demikian, Ia menjelaskan bahwa perbaikan di Jalan Putri Kencana bukan menjadi kewenangan DPU Kukar, melainkan pemerintah provinsi.

Pembangunan lainnya adalah Drainase Jalan Belida dengan anggaran Rp1,8 miliar, Drainase Gunung Belah Rp2,6 miliar, serta lanjutan Drainase Jalan Pesut sebesar Rp1,2 miliar. Semua proyek ini bertujuan untuk memperbaiki sistem drainase Kota Tenggarong secara menyeluruh.

Awang Agus berharap pembuatan drainase yang sedang berjalan dapat memberikan kenyamanan bagi warga Kota Tenggarong dengan mengurangi potensi banjir.

“Kami ingin menjadikan Kota Tenggarong lebih bersih dan nyaman. Semua proyek ini adalah bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan lingkungan,” kata Awang Agus.

DPU Kukar berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek ini tepat waktu, meski anggaran yang tersedia masih berupa pagu sementara. Dengan selesainya semua proyek, Kota Tenggarong diharapkan dapat mengelola aliran air dengan lebih baik, mencegah banjir, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (adv/ara)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10