Pemdes Batuah Dorong Penyelidikan Longsor Diduga Tambang atau Pengeboran

progreskaltim.id Masyarakat Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara mendesak pemerintah dan pihak berwenang untuk melakukan klarifikasi serta penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas pertambangan yang diduga berkaitan dengan bencana tanah longsor di KM 28 Dusun Tani Jaya, akhir Mei 2025 lalu.

Peristiwa longsor tersebut menyebabkan 11 rumah warga rusak berat dan sebagian lainnya mengalami keretakan. Kejadian itu memicu kekhawatiran mendalam terhadap keselamatan pemukiman di sekitar area tambang yang berjarak kurang dari satu kilometer dari lokasi kejadian.

BacaJuga

Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi teknis untuk memastikan penyebab longsor. Ia menegaskan bahwa langkah investigasi ilmiah menjadi prioritas agar masyarakat memperoleh kepastian terkait faktor pemicu bencana tersebut.

“Masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Beberapa mengaitkan kejadian ini dengan aktivitas tambang dan pengeboran di sekitar,” ujarnya Rasyid.

Hasil kajian ilmiah dari tim Universitas Mulawarman dijadwalkan keluar dalam waktu satu minggu ke depan. Hasil tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah desa untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan meminta peninjauan izin tambang di wilayah sekitar.

“Masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Beberapa mengaitkan kejadian ini dengan aktivitas tambang dan pengeboran di sekitar,” jelasnya.

Di sisi lain, tim teknis dari Unmul dikabarkan telah melakukan pengukuran kedalaman retakan tanah dan memantau pergerakan lereng dengan peralatan geoteknik. Kajian ini juga akan menilai pengaruh aktivitas tambang terhadap struktur tanah di sekitar permukiman warga.

Pemerintah Desa Batuah menegaskan komitmen untuk memperjuangkan keselamatan warganya. Abdul Rasyid berharap semua pihak terbuka dan bertanggung jawab. 

“Tujuan kami bukan mencari kesalahan, tetapi mencari solusi agar bencana serupa tidak terulang di masa depan.” Pungkasnya. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10