progreskaltim.id Produk hasil olahan biji Kakao Murni asal Desa Lung Anai, berhasil mencuri perhatian Kaltim. Mesin pengolah berbasis teknologi tepat guna yang mereka hasilkan berhasil mempertahankan cita rasa khas, aroma alami dan tekstur biji kakao murni yang memanjakan lidah. Sebuah alat pengolah berbasis teknologi tepat guna berhasil mereka ciptakan.
Inovasi ini berhasil mencuri perhatian dewan juri ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-11 tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025.
Tak heran, desa yang terletak di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara ini berhasil menyabet juara 1 kategori olahan khas daerah di ajang Teknologi Tepat Guna (TTG) ke-11 tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2025.
Penghargaan ini menjadi salah satu bukti keberhasilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kukar membina inovasi di tingkat desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, mengapresiasi prestasi yang diraih Desa Lung Anai.
Ia berujar, keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa potensi lokal desa di Kukar terus berkembang dan mampu bersaing secara sehat di tingkat provinsi.
“Produk Cokelat Lung Anai menjadi bukti bahwa inovasi berbasis potensi lokal dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa,” ujarnya.
Lewat keberhasilan ini, DPMD Kukar akan terus mendorong inovasi lokal di sejumlah desa yang mereka bina.
“Pencapaian ini harus menjadi inspirasi desa lain dalam menggali dan mengolah potensi masing-masing yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Camat Loa Kulu, Adriansyah sependapat dengan hal tersebut. Baginya, pencapaian ini menjadi bukti potensi lokal mampu bersaing ke level lebih tinggi.
Dia berharap, keberhasilan ini bisa memotivasi desa-desa lain berinovasi.
“Cokelat Lung Anai adalah contoh nyata bahwa dengan inovasi dan teknologi, produk desa bisa naik kelas,” ujarnya. (*adv/dpmdkukar)

Discussion about this post