progreskaltim.id Sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kukar dinilai berkinerja positif. Berbagai lapangan usaha yang menggerakkan ekonomi lokal dan Pendapatan Asli Desa (PADes) berhasil dikail.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kukar, Arianto mencontohkan beberapa BUMDes berkinerja positif tersebut.
Contoh pertama, BUMDes Sungai Payang di Kecamatan Loa Kulu. Unit usaha desa di sana berhasil menjalankan berbagai belasan unit usaha beromzet miliaran rupiah per tahun.
Mulai dari jasa katering, laundry, pengangkutan bahan bakar perusahaan sampai pengangkutan buah kelapa sawit.
Dari omzet jumbo itu, BUMDes Sungai Payang berhasil menggaji puluhan karyawan yang berasal dari penduduk lokal. Tak sampai di situ, ratusan juta rupiah masuk ke PADes.
Selanjutnya, BUMDes Muara Enggelam dan Giri Agung yang berperan sebagai agen Bankkaltimtara.
Di kawasan pesisir Kukar, terdapat BUMDes Saliki yang fokus di usaha pengelolaan air bersih. Tak ketinggalan BUMDes Selo Palai yang mengembangan usaha arang kayu.
“BUMDes seperti inilah yang berhasil menjadikan potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi desa,” kata Kepala DPMD Kukar, Arianto medio Mei 2025.
Meski demikian, Arianto tak menutup mata terhadap sejumlah BUMDes yang belum dikelola optimal.
Situasi ini menjadi perhatian serius DPMD. Ke depan, mereka akan membina agar 193 BUMDes yang tersebar di seluruh desa di Kukar maksimal dikelola.
Sebab, PADes yang berhasil diraih akan kembali lagi untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat.
“Kami mendorong seluruh pemerintah desa untuk optimalkan peran BUMDes. Banyak potensi yang dapat dikelola menjadi unit usaha,” kata Arianto. (pariwaradpmdkukar)

Discussion about this post