DPMD Kukar Fasilitasi Pembinaan Kopdes Merah Putih

progreskaltim.id Upaya memperkuat ekosistem koperasi desa kembali bergulir di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pelatihan Peningkatan Kapasitas Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi momentum konsolidasi antarinstansi dalam membangun fondasi kelembagaan koperasi desa yang lebih kokoh dan terarah. 

Kegiatan ini digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Kamis, 13 November 2025, dengan melibatkan berbagai perangkat pemerintah desa serta pemangku kepentingan terkait.

BacaJuga

Pelatihan ini tidak hanya membahas aspek kelembagaan koperasi, tetapi juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dalam pengembangan ekonomi desa. Melalui forum tersebut, peserta dipandu memahami tata kelola koperasi yang sehat, termasuk prosedur pendataan aset, struktur organisasi, dan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Penggerak Swadaya Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Ahmad Irji’i, menjelaskan bahwa dinas memiliki mandat untuk memastikan seluruh desa dan kelurahan mengisi aplikasi pendataan lahan yang telah disiapkan Kementerian Dalam Negeri. Pendataan ini menjadi salah satu pijakan utama dalam menentukan arah program penguatan koperasi desa di tingkat pusat.

Menurut Ahmad, data tersebut tidak berhenti pada tahap inventarisasi, melainkan akan digunakan Kementerian Koperasi dan UKM sebagai bahan penyusunan regulasi serta strategi pendampingan koperasi desa secara nasional. 

“Pendataan ini menjadi fondasi agar setiap rencana pembinaan memiliki acuan yang jelas, akurat, dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Berdasarkan pemetaan awal, sekitar 30 persen desa dan kelurahan di Kukar tercatat memiliki lahan yang sesuai ketentuan aplikasi SISKUDES. Meski demikian, Irji menegaskan bahwa seluruh wilayah tetap diminta menginput data apa adanya sesuai kondisi lapangan.

“Tidak semua desa memiliki lahan luas. Ada yang hanya puluhan meter, dan itu tetap harus dicatat. Target kami seluruh pendataan rampung pada November,” kata Ahmad.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, pemerintah daerah berharap koperasi desa mampu memainkan peran lebih besar sebagai instrumen ekonomi masyarakat. Ke depan, DPMD Kukar berencana mengembangkan pendampingan lanjutan secara berkala agar koperasi desa tidak hanya terbentuk secara formal, tetapi juga tumbuh menjadi entitas yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. (*adv/dpmdkukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10