progreskaltim.id Koordinasi internal terus diperkuat oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar). Setiap tiga bulan sekali, dinas yang dikepalai Arianto selalu mengadakan rapat evaluasi. Ini untuk memetakan dan mengontrol progres kegiatan.
Pada triwulan pertama tahun 2025 ini, DPMD fokus memetakan dan memonitor pekerjaan triwulan pertama 2025.
Dari hasil pemantauan sementara, Arianto menyebutkan pihaknya belum menemukan kendala signifikan yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Rapat evaluasi ini untuk melihat target-target yang sudah dan belum terlaksana,” ujar Arianto kepada wartawan, belum lama ini.
Ia juga mencatat, hingga akhir April 2025, serapan anggaran DPMD Kukar baru mencapai sekitar 7 persen. Meski tergolong rendah, Arianto optimistis angka tersebut akan meningkat signifikan dalam beberapa bulan ke depan.
“Kita menargetkan pada Mei nanti serapan bisa tembus 20 persen. Dengan kerja sama yang baik antarbidang, saya yakin ini bisa tercapai,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Arianto menjelaskan bahwa pola serapan anggaran di DPMD Kukar dibagi ke dalam empat tahapan, yakni 20 persen pada tahap pertama, 30 persen di tahap kedua, 20 persen di tahap ketiga, dan 30 persen di tahap keempat.
Hasil evaluasi triwulan ini, lanjut Arianto, akan menjadi dasar penyusunan laporan yang akan disampaikan dalam forum Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) yang dijadwalkan pertengahan tahun nanti.
“Harapan kami, seluruh program bisa terlaksana tanpa hambatan besar, serta dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” pungkas Arianto. (*advdpdmdkukar)

Discussion about this post