progreskaltim.id Peningkatan fasilitas umum di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, memberi dampak langsung terhadap kenyamanan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Pemerintah desa memastikan pembangunan tahap pertama menggunakan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) berlangsung terarah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai titik layanan publik.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari kerja berkelanjutan pemerintah desa dalam memperluas akses dan memperkuat kualitas sarana. Sejalan dengan pendampingan teknis dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara (DPMD Kukar), prioritas penanganan infrastruktur terus diarahkan pada fasilitas yang paling sering digunakan warga.
Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, mengatakan pekerjaan fisik tahap pertama dilaksanakan sekitar Mei hingga Juni 2025. “Tahap satu ini pembangunan melalui alokasi ADD dan DD. Ada tiga item kegiatan yang kita laksanakan,” terang Sukirno, Rabu, 26 November 2025. Ia menegaskan, penyelesaian tahap awal ini menjadi pondasi bagi pengembangan layanan publik berikutnya.
Salah satu pekerjaan yang telah rampung adalah perbaikan Balai Pertemuan Umum (BPU). Sarana tersebut mendapatkan pembenahan meliputi rehabilitasi ruang dan pemasangan kanopi di area depan, samping, serta halaman. “Anggarannya hampir Rp50 juta. menyesuaikan kondisi bangunan balai desa masing-masing,” jelasnya. Dengan perbaikan ini, balai desa kini lebih layak digunakan untuk kegiatan masyarakat, mulai dari rapat hingga layanan administrasi.
Pemerintah desa juga menyelesaikan pengerjaan semenisasi di permukiman warga, khususnya pada dua titik jalan lingkungan di RT 6, Dusun 1. “Untuk sementara ini yang bisa kita lakukan ada dua titik. Satu gang panjangnya sekitar 50 meter, lebar tiga meter, dan tinggi 15 sentimeter,” papar Sukirno. Pengerjaan tersebut menelan anggaran sekitar Rp60 juta, bersumber dari ADD dan DD. Jalan yang sebelumnya kurang nyaman dilalui kini menjadi lebih aman dan mendukung mobilitas warga.
Pemerintah Desa Loh Sumber berharap pembangunan yang dilakukan secara bertahap ini semakin memperkuat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. “Kami melaksanakan pembangunan sesuai kemampuan anggaran dan kebutuhan prioritas warga,” tutup Sukirno. (adv/dpmdkukar)

Discussion about this post