Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus berkomitmen untuk mengembangkan sektor pariwisata yang memanfaatkan potensi lokal. Sebagai bagian dari upaya ini, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pesona Pangempang di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, tahun ini mendapatkan dukungan berupa satu unit kapal wisata. Bantuan tersebut diberikan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar untuk memperkaya pengalaman wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di daerah tersebut. Dengan adanya kapal wisata ini, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan ke Muara Badak, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Bantuan ini diharapkan menjadi fasilitas utama dalam mengembangkan paket wisata diving yang dirancang oleh Pokdarwis setempat. Kapal wisata tersebut akan diserahterimakan pada pekan ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pariwisata lokal.
“Rencananya, serah terima kapal dilakukan pada Kamis pekan ini. Kapal berkapasitas sekitar 10 orang ini akan dimanfaatkan oleh Pokdarwis di Muara Badak, yang sudah kami nilai cukup siap mengelola paket wisata diving,” kata Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, Rabu 20 November 2024.
Ridha menambahkan, Pokdarwis di Muara Badak memiliki keunggulan karena telah berkolaborasi dengan Dinas Kelautan melalui Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Perikanan. Kolaborasi ini melibatkan sinergi dalam penyediaan peralatan diving yang dikelola oleh Pokmaswas KPP.
“Mereka juga bekerja sama dengan Pokmaswas KPP untuk peralatan diving. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata bahari di wilayah tersebut,” tambah Ridha.
Muara Badak dikenal memiliki beragam potensi wisata menarik, seperti ekowisata pesisir berupa susur sungai dan eksplorasi terumbu karang melalui aktivitas diving. Menurut Ridha, wisata diving di wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri karena menawarkan keindahan bawah laut yang mampu menarik segmen wisatawan tertentu.
“Diving itu ada penggemarnya sendiri. Potensinya besar karena keindahan terumbu karangnya. Kalau paket wisatanya nanti ditentukan langsung oleh Pokdarwis, kami di Dispar hanya mendampingi dalam proses pengembangannya,” jelasnya.
Dispar Kukar berharap, dengan adanya kapal wisata ini, Pokdarwis dapat mulai menawarkan paket-paket wisata yang lebih terstruktur. Selain dapat meningkatkan pemasukan kelompok, langkah ini juga ditujukan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat lokal.
“Harapannya, dengan dukungan ini, Pokdarwis dapat mengelola potensi wisata di daerahnya secara mandiri. Mereka bisa mendapatkan pemasukan dari paket-paket wisata yang ditawarkan, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” pungkas Ridha. (*pariwara/diskominfokukar)
Discussion about this post