progreskaltim.id Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara merenovasi Jembatan Sambera di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak. Renovasi yang berlangsung sejak 2023 itu diharapkan mendukung jalan alternatif rute Samarinda – Bontang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara, Restu Irawan menjelaskan struktur dasar menggunakan bahan Fiber Reinforced Polymer (FRP).
Anggaran yang dipersiapkan untuk renovasi jembatan ini mencapai Rp 11 miliar.
“Tahap kedua ini bertujuan untuk memperkuat struktur lantai jembatan dan melakukan semenisasi pada badan jalan” ungkapnya.
Restu menambahkan, penggunaan material serat karbon bertujuan meningkatkan kekuatan tarik pada balok.
Ini diharapkan meningkatkan kinerja penopang hingga 30 persen.
Tidak hanya semakin kuat, penggunaan material ringan dengan kekuatan setara baja ini berguna untuk meningkatkan masa pemakaian.
Tak sampai di situ, pemasangan lapisan anti karat dan tahan lumut juga digunakan pada bagian pondasi jembatan.
Pelapisan ini penting menghadapi air asin yang mengalir di di bawah jembatan.
Agar perbaikan berjalan maksimal selama rekonstruksi, Restu menyampaikan adanya penutupan jalan dan perjalanan dialihkan jalur alternatif yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi Jembatan Sambera yaitu melalui kilometer 08 dan kilometer 10 pipeline Pertamina.
Sebelumnya, kami telah mempersiapkan jalur pengalihan yang dimiliki oleh Pertamina di kilometer 08 dan kilometer 10 Pipeline Pertamina,” kata Restu.
Kerangka jembatan diperkuat dengan menggunakan baja Wide Flange. Lantai jembatan juga akan diganti dan diperkuat dengan menggunakan beton jenis K350, menggantikan jenis bondeck yang sebelumnya digunakan.
Restu menekankan pentingnya bijaksana dalam penggunaan jembatan ini dan mengajak masyarakat untuk saling menjaga. Sebab kendaraan besar diatas 10 ton tidak diizinkan melalui akses ini dan akan dibatasi untuk melintasi di jalur tersebut.
Restu menyebutkan kendaraan yang lewat lebih dari 8 sampai dengan 10 ton yang melebihi batas dapat berdampak negatif pada kondisi jembatan yang telah diperbaiki dengan anggaran besar.
“Kami saat ini masih berfokus pada menyelesaikan proses perbaikan. Selanjutnya, ada rencana untuk meningkatkan status jalan (Jembatan Sambera) menjadi jalan provinsi,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar)
Sejak tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pembkab Kukar) melakukan tahap kedua renovasi Jembatan Sambera di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak. Jembatan itu sebagai titik alternatif jalan dari Samarinda-Bontang dengan memanfaatkan anggaran sebesar 11 Miliar untuk rehabilitasi keseluruhan jembatan. (adv/diskominfokukar)

Discussion about this post