Jembatan Bersejarah di Tenggarong tak Jadi Dibongkar Difungsikan Sebagai Jalur Sepeda dan Pedesterian

progreskaltim.id Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) memastikan jembatan besi bersejarah di Tenggarong tak dibongkar. 

Keputusan diambil setelah melakukan serangkaian kajian teknis dan historis melibatkan berbagai pihak. 

BacaJuga

Kepala DPUPR Kukar, Wiyono, menjelaskan, jembatan yang dibangun di era kolonial Belanda persisnya di tahun 1930 tersebut akan dialihfungsikan sebagai jalur pejalan kaki dan pesepeda. 

Sementara, jembatan baru yang sedianya dibangun menggantikan jembatan lama akan digeser posisinya. 

Jembatan itu akan menghubungkan Jalan Danau Semayang menuju Monumen Barat tepat di kawasan Masjid Agung Sultan Sulaiman. 

Wiyono meyakinkan, jembatan baru akan rampung pada Desember 2025. 

“Jembatan Besi akan terus dirawat dan dilestarikan sebagai warisan budaya. Meski tidak lagi digunakan untuk kendaraan bermotor, jembatan ini akan tetap menjadi jalur yang dapat dilewati pejalan kaki dan pesepeda. Perbaikan dan pemeliharaan akan dilakukan dengan hati-hati, sesuai standar konservasi,” terang Wiyono.

Untuk meminimalkan terjadi pekerjaan buka- tutup jalan secara berulang yang menyebabkan adanya gangguan lalu-lintas pengendara. Wiyono  pembangunan taman dan jembatan selesai secara bersamaan dan akan rampung akhir tahun 2025  

“Kami membangun jembatan baru sekaligus melakukan penataan kawasan pinggir sungai di sekitarnya. Rencananya, area tersebut akan dijadikan taman yang terintegrasi langsung dengan jembatan baru, guna memberikan ruang publik yang nyaman dan estetis,” jelas Wiyono.

Keputusan tidak melakukan pembongkaran jembatan besi tersebut diambil setelah mempertimbangkan nilai historis jembatan serta kondisi struktur yang mulai menua. 

Lebih jauh, jika diperlukan, penggantian struktur besi pada jembatan akan dilakukan dengan pendekatan konservatif, agar tidak menghilangkan keaslian dan nilai historis jembatan tersebut.

Dengan adanya pembangunan jembatan baru dan pelestarian Jembatan Besi, diharapkan kawasan sekitar dapat menjadi ruang publik yang lebih baik dan menunjang pertumbuhan pariwisata serta mobilitas masyarakat di Tenggarong. [adv/diskominfokukar]

 

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10