Kisah Sukses Camilan Tempe Desa Loh Sumber Menembus Pasar Nasional

progreskaltim.id Pengrajin tempe di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu memang luar biasa. Mereka berinovasi mengolah tempe mentah menjadi camilan yang mengisi banyak etalase toko daring. 

“Dulu kita hanya produksi tempe mentah, sekarang warga mulai berinovasi membuat keripik tempe. Dan hasilnya luar biasa, peminatnya bukan hanya dari Kukar, tapi sudah sampai Jakarta,” ujar Sukirno kepada awak media medio April 2025. 

BacaJuga

Keberhasilan para pelaku UMKM di kampung yang ia pimpin bukan pekerjaan semalam. Sukirno bilang, pengembangan UMKM ini hasil kolaborasi pemerintah desa dan perusahaan tambang batu bara di sekitar desanya. Yakni, PT Multi Harapan Utama. 

Mereka menjadi pendamping teknis, pelatihan produksi hingga pemasaran. Para pengrajin cemilan tempe kini berhasil memproduksi varian rasa tempe.

Mulai rasa original, balado, hingga keju, dengan tampilan kemasan yang kekinian dan ramah pasar retail modern.

Tak heran, terang Sukirno, UMKM camilan tempe di desanya berhasil menembus pasar nasional di Jakarta. Bahkan, baru-baru berhasil mengirimkan seribu bungkus keripik tempe. 

Agar menjaga mutu dan konsistensi, Pemerintah Desa Loa Sumber membentuk kelompok usaha pengelolaan produksi dan pemasaran. 

“Ke depan, desa juga berencana membangun rumah produksi terpadu agar proses produksi bisa dilakukan secara efisien, terstandar, dan higienis,” terangnya. 

Lebih dari itu, pengembangan UMKM ini juga membawa dampak sosial yang positif. Semangat berwirausaha di kalangan ibu-ibu dan pemuda meningkat, serta tumbuhnya solidaritas antarwarga dalam membangun merek dagang bersama.

“Target kami ke depan adalah bisa masuk retail besar dan pameran nasional. Kami ingin keripik tempe Loh Sumber menjadi oleh-oleh khas dari Kukar, sekaligus simbol kemandirian ekonomi desa,” tutupnya. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10