Angka HLS dan APS Kaltim Terus Meningkat

progreskaltim.id Angka Harapan Lama Sekolah (HLS), rata-rata sekolah dan Angka Partisipasi (APS) di Kaltim terus meningkat sepanjang 4 tahun ini. Sejumlah intervensi kebijakan dijalankan. Termasuk ketika menghadapi Pandemi Covid-19.

HLS didefinisikan sebagai lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu atau kondisi pembangunan Pendidikan di berbagai jenjang di Kaltim.

BacaJuga

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim M Kurniawan mengungkapkan HLS di Kaltim terus meningkat 4 tahun terakhir. Mulai 2019 sebesar 13,69 tahun, 2020 menjadi 13,72 tahun, 2021 naik lagi menjadi 13,81 dan 2022 mencapai 13,84 tahun.

Selanjutnya, rata-rata lama sekolah di Kaltim juga memperlihatkan tren peningkatan. Di 2019 selama 9,7 tahun, 2020 mencapai 9,77 tahun, 2021 diangka 9,84 tahun dan 2022 selama 9,92 tahun.

Sebagai informasi, rata-rata lama sekolah didefinisikan jumlah masyarakat yang berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenjang pendidikan yang pernah dijalani.

Lanjut Kurniawan menjelaskan, Angka Partisiapsi Sekolah (APS) juga meningkat 4 tahun terakhir. Perinciannya, mulai 2019 diangka 81,81 persen, 2020 sebesar 81,88, 2021 menjadi 82,1 dan 2022 naik lagi menjadi 81,43 persen. Ini mengindikasikan semakin banyak usia anak bersekolah di Kaltim.

Tak sampai di situ, Ketika Covid-19 melanda, Pemprov Kaltim jelas Kurniawan juga menyantuni anak yatim piatu bersekolah dengan santunan Rp 2 juta per anak.

Kurniawan menjelaskan, sejumlah intervensi dan capaian program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Hadi Mulyadi. Tak sampai di situ, Kurniawan menjelaskan pencapaian ini ikut menyumbang meningkatkanya Indeks Pembangunan Manusia di Kaltim.

“Semua itu, tidak lepas dari kebijakan yang dilakukan Gubernur Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi berkomitmen dan peduli terhadap masa depan SDM Kaltim,” jelas Kurniawan.

Gubernur Kaltim, Isran Noor mengungkapkan program pendidikan merupakan kewajiban pemerintah. Karena itu, sejak menjabat, ia mengeluarkan sejumlah kebijakan di bidang pendidikan. Salah satu yang popular adalah Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKT). Baik kategori tuntas maupun stimulant.

“Saya bersyukur anak-anak mau terus sekolah. Semoga, apa yang telah kita lakukan ini terus berlanjut,” harapnya.

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10