Bandara Ujoh Bilang Pancing Wisatawan Berkunjung ke Mahulu

progreskaltim.id Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) sedang mempersiapkan masa depan perekonomiannya dari sektor pariwisata. Sektor ini sangat potensial menggerakkan ekonomi lokal. Oleh karena itu sedang dibangun sentra pariwisata Batoq Tenevang di Kampung Long Melaham. Lokasinya hanya berjarak beberapa kilometer dari Bandara Ujoh Bilang.

Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing berharap, kehadiran penerbangan di Bandara Ujoh Bilang dapat mendukung salah satu program prioritas kepala daerah Mahulu ini.

BacaJuga

Frans bilang, hadirnya penerbangan di Bandara Ujoh Bilang akan membuat transportasi dari dan menuju Mahulu semakin singkat dan mudah dijangkau calon wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sebagai perbandingan, saat ini dibutuhkan sedikitnya 16 sampai 18 jam perjalanan darat dari ibu kota Kaltim di Samarinda menuju Mahulu. Sementara, dibutuhkan 3 hari 4 malam jika menempuh jalur sungai menggunakan kapal. Jika menggunakan pesawat, perjalanan ke Tana’a Urip Kerimaan diprediksi hanya membutuhkan 45-55 menit saja.

“Penerbangan di Bandara Ujoh Bilang diharapkan menambah penumpang dan meningkatkan potensi wisatawan yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian dan daya saing daerah,” terang Frans kepada progreskaltim.id November 2024.

Sebagai informasi, Kabupaten Mahulu memiliki potensi wisata berbasis alam dan budaya yang kaya. Ada belasan air terjun, wisata arung jeram yang menantang, kebudayaan tarian Hudoq yang hanya ada di Mahulu, kerajinan tangan dan seni budaya komunitas Dayak yang masih terjaga.

“Banyak orang yang penasaran ingin ke Mahulu. Tinggal kita pancing orang untuk datang. Salah satunya lewat pembangunan Bandara Ujoh Bilang,” pungkasnya. (pariwara/dishubmahulu)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10