progreskaltim.id Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh menginstruksikan camat dan petinggi kampung segera memberikan informasi kerusakan yang ditimbulkan banjir besar kepada pemerintah kabupaten. Sebab, banjir besar yang terjadi sejak 13-17 Mei 2024 itu berhasil melumpuhkan sedikitnya 38 dari 50 kampung di Mahulu.
“Juga mendata fasilitas publik dan rumah rumah penduduk yang rusak parah akibat banjir,” kata pesan Bupati, 21 Mei 2024 ketika meninjau dan memberikan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Laham dan Long Hubung, Kamis, 21 Mei.
Bupati mengatakan, pendataan ini diperlukan agar bantuan yang disalurkan kepada masyarakat tepat sasaran. Apalagi, saat ini Mahulu sedang memasuki fase pemulihan.
Selain itu, pendataan juga akan memudahkan untuk perbaikan sejumlah infrastruktur umum. Baik sekolah, maupun kantor pemerintah.
Dalam kesempatan itu, bupati juga berpesan agar seluruh elemen masyarakat bergotong royong membersihkan material sampah dan lumpur yang terbawa banjir.
Tak ketinggalan, bupati juga ikut menyerahkan bantuan logistik dan dana kegiatan gotong royong yang diserahkan kepada masing-masing petinggi kampung. Dana ini digunakan untuk membersihkan kampung. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post