Desa Loa Duri Ulu dan UMKT Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

progreskaltim.id Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan dunia akademik melalui kunjungan resmi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) ke kantor desa pada Kamis, 17 Juli 2025. 

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dalam berbagai sektor pembangunan yang dinilai penting bagi kemajuan desa.

BacaJuga

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa kedatangan UMKT bukanlah kerja sama pertama antara kedua pihak. Sinergi tersebut sudah terjalin sejak beberapa tahun terakhir melalui berbagai program pendampingan serta kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

Kunjungan terbaru ini bertujuan memperluas ruang kolaborasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh warga.

“Pihak UMKT siap menjadi pendamping. Konsep kita fokus pada bidang kesehatan masyarakat,” jelas Arsyad.

Dalam pertemuan itu, pihak UMKT memaparkan sejumlah peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama pemerintah desa. Di antaranya ialah penelitian terapan, program Kuliah Kerja Nyata (KKN), pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengembangan inovasi teknologi tepat guna. 

UMKT menyampaikan komitmen untuk menghadirkan kontribusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan desa.

“Kita sudah bekerja sama dengan UMKT sejak empat tahun lalu. Mereka membantu dalam banyak hal, tinggal kita yang menyampaikan apa saja kebutuhan pendampingannya,” terang Arsyad.

Pemerintah Desa menyambut baik berbagai tawaran tersebut. Ia menilai kehadiran akademisi sangat penting untuk membantu pemerintah desa merumuskan program pembangunan yang lebih berbasis data dan analisis. 

Dengan dukungan perguruan tinggi, Desa Loa Duri Ulu diharapkan mampu membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran, terutama dalam bidang pemberdayaan sosial, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia.

“UMKT bukan hanya hadir lewat kegiatan pengabdian masyarakat, tapi juga mendampingi langsung proses pembangunan desa. Mulai dari BUMDes, kesehatan, hingga penyusunan Perdes,” kata Arsyad.

Ke depan, Pemdes Loa Duri Ulu dan UMKT berencana menandatangani nota kesepahaman sebagai payung hukum untuk memperkuat hubungan kemitraan. Pemerintah desa berharap kolaborasi ini menjadi contoh sinergi positif antara desa dan perguruan tinggi di Kutai Kartanegara. “Kami ingin membuka pintu seluas-luasnya bagi dunia akademik. Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat desa berkembang,” ujar Arsyad. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10