DPMD Kukar Perkuat Pembinaan TTG 2026 untuk Dorong Inovasi Desa

progreskaltim.id Komitmen Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara untuk mengawal perkembangan teknologi tepat guna (TTG) di daerah tidak berhenti pada penyelenggaraan perlombaan. Setelah penilaian TTG tingkat kabupaten berlangsung pada 14–17 Oktober 2025, instansi tersebut memastikan seluruh peserta—termasuk yang belum meraih juara—akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan sepanjang 2026. Upaya ini menjadi strategi untuk memastikan inovasi lokal terus tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Penegasan tersebut mengemuka setelah rangkaian penilaian tahunan yang diikuti desa, kelurahan, dan kecamatan se-Kukar rampung digelar. Empat kategori dipertandingkan, yakni TTG Unggulan, TTG Inovasi, Posyantek Berprestasi, dan Olahan Khas Daerah. Seluruh proses penjurian telah diselesaikan dan hasilnya ditetapkan oleh tim juri. Saat ini, DPMD Kukar menunggu pengesahan resmi melalui surat keputusan Kepala Dinas.

BacaJuga

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, menyampaikan bahwa tahap administrasi tengah dirampungkan. “Untuk pemenang empat kategori sudah ditetapkan oleh tim juri, namun kami belum bisa mempublikasikannya karena menunggu SK Kepala Dinas. Saat ini kami juga sedang menyiapkan kelengkapan administrasi seperti piagam, trofi, dan hadiah,” terangnya. Ia menambahkan bahwa finalisasi tersebut bergantung pada pengesahan APBD Perubahan, sehingga publikasi hasil lomba ditargetkan pekan depan. “Hari ini SK-nya masih diproses. Kalau tidak ada kendala, minggu depan sudah bisa kami umumkan. Memang ada dua kategori yang pesertanya terbatas sehingga juaranya tidak lengkap tiga besar,” ujarnya.

Antusiasme peserta juga tergambar dari dominasi kategori Olahan Khas Daerah yang mendapat minat terbanyak. Berdasarkan rapat tim juri, empat kategori telah memiliki pemenang sah, meski beberapa hanya menghasilkan dua juara karena jumlah peserta tidak memenuhi syarat penetapan tiga besar.

Pemenang lomba tahun ini diproyeksikan menjadi wakil Kutai Kartanegara pada TTG tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2026. Pada saat yang sama, agenda TTG Nusantara akan kembali digelar setelah absen di 2025. “Insyaallah pemenang yang akan kami umumkan nanti akan menjadi wakil Kukar di tingkat provinsi pada 2026. Sesuai arahan Kepala Dinas, seluruh peserta baik pemenang maupun non-pemenang akan tetap kami berikan pembinaan agar inovasi mereka terus berkembang,” tambah Riyandi.

Ia menegaskan kembali arah dukungan DPMD Kukar. Pembinaan menyeluruh terhadap seluruh peserta TTG—baik yang menang maupun tidak—akan dilakukan sepanjang 2026. “Itu menjadi fokus utama kami agar inovasi lokal terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kukar,” tutupnya. (adv/dpmdkukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10