Kader TOGA Desa Muara Enggelam Sukses Raih Juara Tiga di Kompetisi Provinsi Kaltim

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di ajang tingkat provinsi. Kader Asman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, berhasil meraih peringkat ketiga dalam kompetisi Pemanfaatan TOGA dan Akupresur yang digelar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2024 untuk kategori kabupaten. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar desa dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga yang dapat mendukung kesehatan masyarakat secara alami dan berkelanjutan. Pencapaian ini juga menjadi bukti komitmen Kukar dalam mengembangkan sumber daya alam lokal demi kesejahteraan masyarakat.

Kader Desa Muara Enggelam, yang merupakan binaan Puskesmas Muara Wis, menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan TOGA dan akupresur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan desa, tetapi juga seluruh Kecamatan Muara Wis dan Kabupaten Kukar.

BacaJuga

Pjs Ketua TP PKK Kukar, Eryariyatin Bambang Arwanto, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras dan sinergi yang baik antara kader, masyarakat, dan tenaga kesehatan.

“Prestasi ini adalah bukti dedikasi dan kerja keras semua pihak di Desa Muara Enggelam. Saya berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan program kesehatan tradisional yang bermanfaat,” kata Eryariyatin, pada Sabtu, 18 November 2024.

Ia juga menekankan, pentingnya pengembangan berkelanjutan program pemanfaatan TOGA dan akupresur di Kukar. Menurutnya, kesehatan tradisional merupakan salah satu elemen penting dalam meningkatkan pola hidup sehat masyarakat.

“Kesehatan tradisional dapat membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Mari kita terus dukung dan kembangkan program ini agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” imbuhnya.

Yuyun, kader Asman TOGA Desa Muara Enggelam yang menerima penghargaan, menyampaikan rasa syukur atas prestasi ini. Ia mengakui bahwa keberhasilan tersebut adalah hasil kerja keras bersama dan dukungan dari Puskesmas Muara Wis.

“Alhamdulillah, hasil kerja keras kami membuahkan hasil. Namun, kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus mengembangkan TOGA dan akupresur agar manfaatnya dapat lebih dirasakan oleh masyarakat,” ujar Yuyun.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Muara Wis yang telah memberikan pembinaan dan dukungan. Menurutnya, program pemanfaatan TOGA dan akupresur membantu masyarakat memahami pentingnya kesehatan tradisional dalam mencegah dan mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri.

“Sinergi dengan Puskesmas Muara Wis memberikan kami pemahaman penting dalam memelihara kesehatan dan mendorong kemandirian masyarakat melalui pemanfaatan TOGA dan akupresur,” akhirinya. (*pariwara/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10