Koperasi Merah Putih Jadi Fokus Baru Penguatan Ekonomi di Desa Kukar

progreskaltim.id Salah satu fokus yang tengah didorong Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) adalah pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat desa berbasis kelembagaan lokal. Upaya ini sejalan dengan komitmen memperkuat peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendorong kemandirian desa.

Langkah tersebut mendapat momentum baru dengan pelantikan 12 anggota BPD dari delapan kecamatan di Kukar oleh Bupati Edi Damansyah di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, pada Senin, 26 Mei 2025. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menggerakkan program pembangunan, termasuk pengembangan ekonomi melalui koperasi.

BacaJuga

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menyampaikan bahwa kehadiran anggota baru ini menjadi bagian dari upaya memastikan fungsi BPD berjalan optimal. “Mereka menggantikan anggota yang berhalangan tetap agar roda pemerintahan desa tetap berjalan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, BPD memiliki peran strategis dalam proses pengambilan keputusan di tingkat desa. Selain itu, BPD juga menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah desa, terutama dalam forum musyawarah desa yang membahas arah pembangunan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Menurut Arianto, keberadaan Koperasi Merah Putih menjadi penting untuk memperkuat perekonomian berbasis potensi lokal di setiap desa. “Kami ingin koperasi ini tumbuh dari inisiatif masyarakat desa sendiri, dengan dukungan kelembagaan yang kuat,” katanya. Ia berharap, anggota BPD yang baru dilantik dapat ikut mengawal terbentuknya koperasi ini di wilayah masing-masing.

Di sisi lain, Pemkab Kukar juga tengah menyesuaikan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) menyusul perpanjangan masa jabatan kepala desa selama dua tahun. Penyesuaian dokumen ini diperlukan agar arah pembangunan tetap konsisten hingga 2027.

“RPJMDes tambahan harus selesai tahun ini agar menjadi acuan kerja pemerintah desa di 2026 dan 2027,” ujar Arianto menegaskan.

Melalui sinergi antara BPD, pemerintah desa, dan inisiatif pemberdayaan ekonomi seperti Koperasi Merah Putih, Pemkab Kukar berkomitmen memperkuat fondasi pembangunan desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan. (adv/dpmdkukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10