Lima Tahun Isran – Hadi, 247 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Kaltim Tuntas

Beasiswa Kaltim Tuntas diklaim menjadi beasiswa kedua terbesar di Indonesia setelah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Sebanyak 247 ribu pelajar dan mahasiswa asal Kaltim mendapatkan BKT.

progreskaltim.id Sejak tahun 2019 sampai 2023, Pemerintah Provinsi Kaltim telah mengalokasikan Rp 1,2 triliun untuk program Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT). Program yang dijalankan sepanjang periode pertama Gubernur dan wakil, Isran Hadi ini diklaim merupakan beasiswa terbesar kedua di Indonesia setelah Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Selama lima tahun ini sekitar Rp1,2 triliun anggaran kita alokasikan untuk program Beasiswa Kalimantan Timur,” kata Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor usai menyerahkan secara simbolis BKT kepada 6 perwakilan dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan peguruan tinggi di Kutai Barat pada acara Peresmian dan Penyerahan Rumah Layak Huni (RLH) dari PT Migas Mandiri Pratama  (MMP) Kaltim di Kampung Sekolaq Darat, Kutai Barat, Kamis, 14 September 2023.

BacaJuga

Mengutip laman https://beasiswa.kaltimprov.go.id sebanyak 247.104 pelajar dan mahasiswa asal Kaltim mendapatkan BKT selama lima tahun terakhir. Perinciannya, 15.156 penerima BKT kategori tuntas mahasiswa, 29.886 kategori stimulan mahasiswa dan 202.062 stimulan siswa.

Selama lima tahun berjalannya BKT, Isran mengungkapkan, sebanyak 6.784 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Kutai Barat menjadi penerima BKT. Total anggaran yang disalurkan sebesar Rp29,2 miliar.

Khusus di tahun 2023 ini, penerima BKT di Kutai Barat berjumlah 3.575 pelajar dan mahasiswa dengan total Rp12,9 miliar.

Terlaksananya program BKT selama lima tahun terakhir, jelas Isran, karena adanya kerja sama yang baik dengan DPRD, sehingga mudah dalam dilaksanakan.

Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kaltim. Dan setelah  pelaksanaan  BKT, akhirnya Kaltim mendapat berkah. Antara lain  dengan semakin meningkatnya pendapatan daerah yang berimbas pada peningkatan APBD Kaltim setiap tahunnya.

“Bahkan di tahun 2023 ini, setelah perubahan, APBD Kaltim untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Kalimantan Timur menembus angka Rp25 triliun,” ungkapnya.

Salah satu penerima BKT Tuntas jenjang pendidikan S2, Imania Ragasanti yang merupakan guru SD Negeri 6 Barong Tongkok menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Kaltim. Khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah melaksanakan program Beasiswa Kalimantan Timur untuk putra putri daerah.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemprov Kaltim yang telah memberikan Beasiswa Kaltim Tuntas kepada kami untuk jenjang S2, karena kami sangat membutuhkan itu untuk meningkatkan ilmu pengetahuan demi siswa siswi kami khususnya di Kabupaten Kutai Barat. Harapan kami program beasiswa ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dan semakin banyak putra putri daerah yang merasakan manfaatnya,” ujar Imania yang menerima BKT Tuntas untuk program S2 (4 semester).

Diketahui, selama kurun waktu lima tahun (2019-2023) kepemimpinan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi anggaran yang telah dialokasikan melalui APBD Kaltim sebesar Rp1,1 triliun (belum termasuk alokasi sebesar Rp125 miliar di Perubahan APBD Kaltim 2023) dan penerima beasiswa sebanyak 176.953 orang.

Penerima BKT tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Timur mengingat pola pendaftaran menggunakan sistem online yang memungkinkan pendaftar mengakses dengan mudah. Atas capaian ini, Pemprov Kaltim pada 31 Agustus 2023 lalu menerima penghargaan Indonesia Awards 2023 untuk Kategori Outstanding Award for Integrated Initiative atas inisiatif Beasiswa Kaltim Tuntas.

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10