Posbindu Loa Duri Ulu Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Lansia, Jemput Bola Hingga ke Tiap RT

progreskaltim.id Pemerintah Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga lanjut usia (lansia). 

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan Puskesmas Loa Duri Ulu yang secara rutin menggelar pemeriksaan kesehatan bulanan. Program ini menjadi langkah penting dalam melakukan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) yang rentan dialami kelompok usia lanjut.

BacaJuga

Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari posyandu terintegrasi yang menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga lansia. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat merupakan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. 

“Posbindu PTM ini kita laksanakan di setiap RT setiap bulannya secara bergiliran untuk pelayanan kesehatan. Jadi langsung jemput bola,” kata Arsyad.

Dalam kegiatan pemeriksaan rutin tersebut, warga mendapatkan beragam layanan, antara lain pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat. 

Petugas Posbindu dan tenaga kesehatan Puskesmas Loa Duri Ulu juga memberikan pendampingan bagi warga yang membutuhkan pemantauan lanjutan. Pemeriksaan dilakukan secara terstruktur untuk memastikan setiap peserta memperoleh layanan sesuai kebutuhan.

“Pemeriksaan kesehatan ini gratis, tidak ada pungutan biaya, kita hanya mengharapkan partisipasi aktif Masyarakat untuk menjaga Kesehatan secara mandiri,” ujar Arsyad.

Program Posbindu PTM di Loa Duri Ulu telah berjalan selama tiga tahun. Pelaksanaannya dilakukan di lokasi yang mudah dijangkau warga, seperti rumah ketua RT, halaman tempat ibadah, hingga balai milik perusahaan sekitar.

Pemerintah Desa Loa Duri Ulu berharap program ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan sebagai fondasi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Melalui pemantauan kesehatan berkala dan edukasi yang konsisten, pemerintah desa menargetkan penurunan risiko PTM sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga, khususnya bagi kelompok lansia yang membutuhkan perhatian lebih.  (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10