Proyeksi PAD Kukar 2025 Melejit Rp953 Miliar

progreskaltim.id Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara diproyeksikan mencapai Rp953 miliar tahun 2025 ini. Jumlah itu melesat dibandingkan target sebelumnya sebesar Rp732 miliar. Meski target PAD meningkat, pendapatan dari pajak dan retribusi daerah masih rendah. 

Kepala Sub Bidang Perencanaan Pendapatan Daerah Bapenda Kukar, Fredy Wardana menjelaskan, target PAD tahun ini bersumber dari beberapa komponen utama. 

BacaJuga

Di antaranya; pajak daerah, retribusi daerah, hasil pemanfaatan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan lain-lain yang sah.

Fredy menjelaskan, salah satu komponen terbesar penyumbang PAD di Kukar adalah pendapatan lain-lain yang sah yang bersumber dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), seperti rumah sakit dan puskesmas.

Namun, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 (Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah), pendapatan ini nantinya akan dialihkan ke pos retribusi daerah,”ungkap Fredy, Kamis, 15 Mei 2025. 

Meski demikian, ia menjelaskan, penerapan UU HKPD juga berpotensi mempercepat penerimaan PAD. Sebab, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB) langsung disetor ke kas daerah. 

OPD Aktif Menggali PAD

Meskipun target ini lebih tinggi, Pemkab Kukar berkomitmen mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah guna mencapai kemandirian fiskal yang lebih baik. Apalagi, kata Fredy, pendapatan dari pajak dan retribusi daerah masih rendah. 

Situasi ini, kata dia disebabkan beberapa faktor. Salah satunya, kurang kuatnya komitmen Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggali potensi pendapatan daerah yang ada.

Faktor lain yang dinilai bisa mengerek PAD adalah pembangunan infrastruktur jaringan listrik dan lampu penerangan jalan. 

“Pajak Penerangan Jalan menjadi salah satu sumber PAD yang signifikan,” terang Fredy. 

Agar kapasitas fiskal daerah semakin kuat, pihaknya akan mengevaluasi dan memperkuat tata kelola pajak dan retribusi tahun 2025. Baik dari sisi administrasi pajak dan retribusi. 

“Kami berharap dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan sistematis, kami bisa mencapai target PAD yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah,” ujar Fredy.

Sebab, PAD yang lebih tinggi sangat penting mendukung program pembangunan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya kepada masyarakat. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10