Rehabilitasi BPU Liang Ulu Dipercepat, Warga Sambut Peningkatan Fasilitas Publik

progreskaltim.id Peningkatan fasilitas publik di Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun Hulu, kembali bergerak setelah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara (DPMD Kukar) memperkuat pendampingan pembangunan desa sepanjang 2025. Dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi pemerintah desa dalam memperbarui sarana yang menjadi tempat berkumpul dan beraktivitas warga.

Salah satu infrastruktur yang kini menjadi prioritas adalah Balai Pertemuan Umum (BPU), bangunan yang sejak 2004 menjadi ruang pertemuan utama masyarakat. Kondisinya yang mulai menurun membuat pemerintah desa menargetkan rehabilitasi agar balai kembali dapat digunakan secara optimal. Kepala Desa Liang Ulu, Mulyadi, menegaskan bahwa keberadaan BPU tidak hanya melayani warga setempat, tetapi juga menjadi lokasi berbagai kegiatan untuk desa sekitar.

BacaJuga

“BPU ini sering digunakan untuk kegiatan bersama, mulai dari pertemuan antar desa hingga kegiatan tingkat kecamatan. Karena itu, kami ingin gedung ini segera direhabilitasi agar bisa kembali digunakan secara maksimal,” ujar Mulyadi.

Selain revitalisasi BPU, pemerintah desa juga merancang penambahan fasilitas umum baru di area belakang kantor desa. Prasarana tersebut diproyeksikan memperluas ruang pelayanan sekaligus mendukung aktivitas sosial yang terus berkembang. Rencana itu kini memasuki tahap penyusunan teknis, sementara pemenuhan anggaran disesuaikan dengan kemampuan desa.

Mulyadi menyampaikan bahwa meski proses pembangunan berlangsung bertahap, pemerintah desa tetap menjaga ritme pekerjaan agar manfaatnya dapat dirasakan warga secara berkelanjutan. Ia melihat perkembangan infrastruktur desa akan semakin terbantu dengan sinergi bersama pemerintah kabupaten. Sebagai bentuk apresiasi, ia menegaskan pentingnya pembinaan dari instansi terkait. “Kami sangat berterima kasih kepada DPMD Kukar yang selalu memberikan perhatian dan pembinaan bagi desa,” tuturnya.

Menurutnya, penguatan infrastruktur bukan hanya soal perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memastikan ruang publik mampu menampung kebutuhan warga yang makin beragam. Ia berharap rehabilitasi dan penambahan fasilitas dapat memberi ruang lebih layak bagi warga dalam menyelenggarakan kegiatan bersama. Di sisi lain, hadirnya sarana yang lebih memadai diharapkan memperkuat interaksi sosial dan mendukung berbagai agenda desa dalam jangka panjang. (adv/dpmdkukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10