progreskaltim.id Kepala Dinas Perhubungan Mahulu Fransiskus Xaverius Lawing didampingi sekretaris Dishub Mahulu, Ferry A Marpaung mendampingi kunjungan Tim Survei Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan di Ujoh Bilang. Kunjungan tim dari pusat itu diterima langsung, Sekretaris Kabupaten Mahulu, Stephanus Madang di kantornya, Kamis, 14 November 2024.
Tim Survei beranggotakan Muhammad Fitriono, Kurniawan Arsita, Firaz Azhar, Ardiyansa Ati dan Kepala UPBU Datah Dawai Vitradisa Kertabudi itu disambut hangat. Cinderamata berupa topi khas Mahulu – lavung dan kalung manik disematkan kepada mereka.
Selain menggelar pertemuan, tim survey ini akan meninjau beberapa titik yang menjadi perhatian dalam pembangunan transportasi. Termasuk lokasi pengembangan bandara dan peningkatan jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing menyambut baik kunjungan tim dari pusat ini. Dia mengungkapkan, 21 tahapan perencanaan pembangunan Bandara Ujoh Bilang yang berproses sejak 2016 sudah dilaksanakan dan lengkap.
Mulai dari sejumlah perizinan, pembebasan lahan bandara sampai keluarnya SK Penetapan Lokasi Bandara Ujoh Bilang dari Kementerian Perhubungan 2022 lalu.
Pada 2024 ini, Pemkab Mahulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah membangun landasan pacu/airstrip bandara tahap awal sepanjang 750 meter dan lebar 23 meter.
Tak ketinggalan, Dinas Perhubungan Mahulu di tahun 2024 ini juga mempersiapkan sejumlah kajian. Mulai dari kajian presentasi laporan akhir Kajian Studi Potensi Penumpang Transportasi Udara Pada Airstripter Ujoh Bilang. Laporan itu dibuat bekerja sama dengan LPPM Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.
Termasuk Penyusunan Dokumen Analisis Dampak (ANDAL) Lalu Lintas Jalan Lingkungan dalam Wilayah Ibu Kota Kabupaten Mahakam Ulu. Sejumlah kajian dan perizinan ini sangat penting guna mempercepat operasional Bandara Ujoh Bilang.
“Kami tak lelah memperjuangkan pembangunan Bandara Ujoh Bilang untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Mahulu,” terang Fransiskus Xaverius Lawing.
Sekretaris Kabupate Mahulu, Stephanus Madang menilai kunjungan tim survey Ditjen Kemenhub ini sebagai dukungan percepatan pembangunan infrastruktur Bandar Udara Ujoh Bilang yang menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, dan dalam pengembangan perekonomian serta pariwisata di Kabupaten Mahulu.
“Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan Mahulu dapat lebih berkembang dan segera terhubung dan terkoneksi dengan daerah lainnya, sehingga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat” harap Madang. (pariwara/dishubmahulu)

Discussion about this post