progreskaltim.id Ratusan tenaga harian lepas (THL) di Kutai Kartanegara kini menunggu babak baru dalam perjalanan karier mereka. Pemerintah Kabupaten Kukar tengah mengupayakan agar 481 tenaga honorer dari kategori R3, R4, dan Tampungan bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Upaya ini dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, yang bersama Sekretaris Daerah Sunggono dan Sekretaris BKPSDM Rokip, menemui Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arief Fakhrullah di Jakarta, Jumat (11/7/2025).
Dalam pertemuan itu, Aulia menyampaikan harapan besar dari para tenaga honorer yang telah lama mengabdi di berbagai sektor. Dari total 481 THL, tercatat 332 tenaga teknis, 115 tenaga kesehatan, dan 34 guru masih menunggu kejelasan status.
“Kami datang untuk meminta arahan sekaligus menyampaikan harapan. Kami ingin agar seluruh THL R3, R4, dan Tampungan bisa segera mendapatkan status layak sebagai PPPK,” ujar Aulia.
Ia juga mengimbau dukungan masyarakat agar proses ini mendapat hasil terbaik. “Mohon doa dan dukungan dari semua pihak. Semoga pengangkatan ini bisa rampung tahun ini,” ucapnya.
Dari hasil pertemuan itu, muncul beberapa opsi kebijakan. Salah satunya adalah penempatan THL secara paruh waktu sembari menunggu formasi dan anggaran yang mencukupi untuk pengangkatan penuh.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyebut pemerintah akan meninjau semua data sebelum mengambil keputusan final. “Kita akan evaluasi secara menyeluruh. Kalau memungkinkan, kita akan angkat semuanya menjadi PPPK penuh. Tapi tentu bergantung pada ketersediaan formasi dan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.
Proses tindak lanjut kini berada di tahap harmonisasi data dan koordinasi lanjutan dengan BKN untuk memastikan penetapan formasi sesuai regulasi. (adv/diskominfo kukar)

Discussion about this post