progreskaltim.id Mayoritas penduduk di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) masih menggunakan angkutan sungai sebagai alat mobilitas utama antar-wilayah. Sayangnya, beberapa titik di Sungai Mahakam seperti di Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai masih terdapat jeram-jeram ganas yang berbahaya.
Menyadari hal tersebut, Dinas Perhubungan Mahulu sudah menyiagakan Pos Pengendalian dan Pengawasan di beberapa titik kampung dan dekat Jeram Udang dan Panjang.
Pos Pengendalian dan Pengawasan itu berada di sejumlah dermaga yang dioperasikan Dishub Mahulu. Sebagai contoh di Dermaga Ujoh Bilang, Dermaga Long Bagun, dan dermaga di kecamatan-kecamatan lain di Mahulu.
Selain dermaga Tingkat kecamatan, Dishub Mahulu juga mengoperasikan Pos Pengamanan dan Pengendalian di titik rawan di dekat Jeram Udang dan Jeram Panjang menuju Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari.
“Kita nanti tempatkan petugas khusus di daerah hulu dan titik-titik rawan terjadinya kecelakaan di daerah riam (jeram),” kata Kepala Dishub Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing.
Selain personel Dishub, pihaknya akan menggandeng Polres Mahulu untuk membantu pengamanan.
Kehadiran pos pengawasan itu diharapkan juga membantu memantau pegerakan armada sungai. Baik speedboat, long boat maupun ketinting.
“Kami fokus dari Ujoh Bilang – Long Pahangai dan Long Apari. Karena potensi kerawanan tinggi di sana,” pungkasnya. (pariwara/dishubmahulu)

Discussion about this post