progreskaltim.id Persaingan dunia kerja yang semakin ketat menjadi tantangan tersendiri di tengah makin minimnya lapangan pekerjaan. Tak ingin berpangku tangan. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Diaspora) memfasilitasi generasi muda dalam menyalurkan bakat dan ketertarikan dalam dunia bisnis.
Program yang diberikan meliputi program pelatihan keterampilan, pendampingan bisnis, penyediaan fasilitas alat penunjang usaha, hingga akses ke program pembiayaan seperti Kredit Kukar Idaman (KKI). Pemuda dibekali pengetahuan dan keterampilan dasar untuk membangun dan mengelola usaha secara individu maupun kelompok.
Selanjutnya diberikan fasilitas ekspo dan bazar kewirausahaan agar para pelaku usaha muda dapat langsung bertemu pasar. Fokus pengembangan diarahkan pada sektor potensial seperti kuliner, fashion lokal, dan produk kerajinan khas Kukar.
“Kami tidak ingin mereka hanya belajar teori, tapi juga langsung praktek dan menjalankan usahanya. Kami bantu dari hulu ke hilir agar wirausaha ini bisa berjalan dan bertahan,” Jelas Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni.
Menurutnya, bahwa dengan keadaan saat ini kegiatan kewirausahaan merupakan solusi yang cocok menghadapi lowongan pekerjaan yang minim dan mendorong generasi muda menggunakan jalur wirausaha. Dengan membangun usaha sendiri, pemuda tidak hanya membuka peluang kepada diri sendiri, namun menciptakan kontribusi menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.
Di masa sekarang, mencari pekerjaan itu tidak mudah. Karena itu, kami mendorong pemuda Kukar untuk tidak hanya menjadi pencari kerja, tapi menjadi pencipta kerja melalui jalur wirausaha,” ujar Ali pertengahan April 2025.
Melalui jalur kewirausahaan ini, Dispora berharap pemuda Kukar semakin mandiri secara ekonomi dan mampu mengurangi ketergantungan pada pekerjaan formal yang jumlahnya terbatas. (adv/diskominfokukar)

Discussion about this post