Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong perempuan untuk mengambil peran aktif dalam proses pemilu dan dunia politik. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan publik yang lebih inklusif. DP3A Kukar menggelar berbagai kegiatan strategis, termasuk pelatihan, sosialisasi, dan kerja sama dengan asosiasi politik perempuan, guna memotivasi perempuan untuk proaktif berpartisipasi di setiap tahap pemilu, mulai dari menjadi pemilih yang cerdas hingga menjadi bagian dari struktur politik daerah.
“Kami ingin perempuan di Kukar memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan. Keterlibatan mereka di politik dan kepemimpinan sangat penting untuk meningkatkan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) di daerah ini,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, Jumat, 22 November 2024.
Indeks Pemberdayaan Gender diukur melalui tiga indikator utama: keterwakilan perempuan di parlemen, posisi perempuan dalam pengambilan kebijakan, serta kontribusi ekonomi perempuan. Ketiga aspek ini menjadi fokus utama DP3A Kukar untuk meningkatkan keikutsertaan perempuan dalam berbagai bidang.
Saat ini, Kukar berada di posisi kelima dalam Indeks Pemberdayaan Gender di Provinsi Kalimantan Timur. DP3A berharap, dengan peningkatan partisipasi perempuan dalam pemilu, indeks ini dapat terus meningkat.
“Harapannya, perempuan di Kukar tidak hanya aktif dalam pemilu, tetapi juga lebih selektif dalam memilih pemimpin yang mendukung pembangunan berbasis gender,” akhiri Hero. (*pariwara/diskominfokukar)
Discussion about this post