Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan menempatkan tenaga psikolog di setiap kecamatan. Langkah ini bertujuan untuk memberikan dukungan psikologis yang lebih luas dan mudah diakses oleh masyarakat, terutama perempuan dan anak yang rentan terhadap kekerasan. Dengan kehadiran tenaga psikolog di tingkat kecamatan, diharapkan pencegahan potensi kasus kekerasan dapat dilakukan lebih dini dan efektif, serta memberikan pendampingan bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami akan memperluas kehadiran tenaga psikolog dan konselor di kecamatan-kecamatan. Harapannya, program ini dapat berjalan efektif dalam memberikan layanan psikologis yang lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Plt Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayitno, Rabu, 20 November 2024.
Program penempatan tenaga psikolog ini merupakan bagian dari upaya DP3A Kukar untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi perempuan dan anak. Dengan adanya tenaga profesional di tingkat kecamatan, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses bantuan psikologis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Selain itu, DP3A juga memperkuat sinergi dengan kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah. Melalui kerja sama dengan Universitas Islam Indonesia (UII), DP3A melibatkan mahasiswa lulusan program psikologi agar mereka dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan pemberdayaan dan perlindungan di masyarakat.
“Dalam pertemuan dengan UII pekan depan, kami akan membahas adendum kerjasama yang memberikan panduan bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam mendukung program pemerintah di Kukar,” akhiri Hero Suprayitno. (*pariwara/diskominfokukar)
Discussion about this post