progreskaltim.id Suara mesin alat berat masih terdengar di kejauhan ketika Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, meninjau jalur poros Hulu Mahakam awal Juli lalu. Selama dua hari, Kamis dan Jumat (3–4 Juli 2025), ia menempuh rute darat menelusuri tiga kecamatan: Kota Bangun, Kenohan, dan Kembang Janggut, memeriksa langsung progres pembangunan jalan strategis penghubung empat wilayah.
Peninjauan dimulai dari Desa Sebelimbingan di Kecamatan Kota Bangun, berlanjut ke Simpang Tiga Desa Tuana Tuha di Kenohan, dan berakhir di Jalan Poros Kelekat, Kembang Janggut. Jalur ini menjadi urat transportasi utama menuju Kecamatan Tabang di hulu Mahakam.
Aulia menyebut pengerjaan tahun ini sudah mencapai lima kilometer, sementara delapan kilometer sisanya akan diselesaikan pada 2026. “Jika semua rampung, warga tidak lagi terkendala akses. Mobilitas akan jauh lebih lancar,” ujarnya, Senin (14/7/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Aulia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, yang menjelaskan arahan Bupati terkait prioritas pengerjaan di titik-titik kritis. “Pak Bupati meminta agar fokus diberikan pada ruas jalan yang membutuhkan pengecoran dan perbaikan segera,” katanya.
Wiyono menambahkan, dengan keterbatasan anggaran, perbaikan akan diprioritaskan di ruas yang berlubang dan bergelombang untuk mencegah kecelakaan. Hingga pertengahan Juli 2025, pembangunan jalan poros penghubung antar kecamatan di Hulu Mahakam telah mencapai 5 kilometer dan ditargetkan tersambung penuh tahun depan. (adv/diskominfo kukar)

Discussion about this post