Pemkab Kukar Tegaskan Pengelolaan Sampah Selama Idulfitri untuk Wujudkan Lebaran Ramah Lingkungan

progreskaltim.id Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh perhatian serius terhadap pengelolaan sampah selama masa perayaan Idulfitri 1446 Hijriah. Melalui Surat Edaran Bupati Nomor P-300/DLHK/Bid.2/600.4.15.1/03/2025, Pemkab Kukar menegaskan pentingnya langkah kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di tengah meningkatnya aktivitas mudik dan perayaan Lebaran.

Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, mengatakan bahwa momen Idulfitri seharusnya tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan sukacita, tetapi juga refleksi untuk memperkuat tanggung jawab sosial terhadap lingkungan. “Kami ingin masyarakat turut berpartisipasi menjaga kebersihan selama Lebaran, terutama dalam mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai,” ujarnya, Jumat, 28 Maret 2025.

BacaJuga

Edi menjelaskan, Pemkab Kukar telah mengimbau masyarakat untuk membawa wadah makanan dan minuman yang dapat digunakan kembali, serta memanfaatkan tempat sampah terpilah yang tersedia di area publik. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah plastik yang biasanya meningkat tajam selama libur panjang.

Surat edaran tersebut juga menginstruksikan panitia salat Idulfitri agar membentuk tim kebersihan di sekitar area ibadah. Hal itu untuk memastikan lokasi pelaksanaan salat tetap bersih dan nyaman bagi jemaah. Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) pada H-1 dan hari H Idulfitri guna menghindari penumpukan yang berpotensi menimbulkan bau dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 serta Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SE.02 Tahun 2025, yang mengatur pelaksanaan pengelolaan sampah dalam kegiatan keagamaan dan sosial berskala besar.

Untuk memperluas jangkauan sosialisasi, Pemkab Kukar juga menggelar kampanye edukatif melalui media sosial dengan tagar #MudikMinimSampah2025 dan #LebaranMinimSampah. Kampanye ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan selama momen Idulfitri.

“Perubahan perilaku dalam mengelola sampah harus dimulai dari individu. Jika setiap orang memiliki kesadaran yang sama, maka dampak positifnya akan terasa bagi seluruh masyarakat,” tegas Edi.

Melalui kebijakan tersebut, Pemkab Kukar menegaskan komitmennya mewujudkan perayaan Idulfitri yang tidak hanya meriah, tetapi juga ramah lingkungan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kutai Kartanegara diharapkan menjadi contoh daerah yang mampu menjaga keseimbangan antara tradisi dan kepedulian lingkungan. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10