Pemerintah Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, saat ini tengah menyelesaikan pembangunan perpustakaan desa yang diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak-anak serta mendukung perkembangan pendidikan masyarakat setempat. Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan usulan dari kepala desa sebelumnya dan mendapatkan persetujuan untuk dilaksanakan pada tahun ini. Dengan fasilitas baru ini, diharapkan anak-anak desa dapat lebih termotivasi untuk membaca, sekaligus memperkaya wawasan dan pengetahuan mereka.
“Pembangunan perpustakaan sudah mencapai 80 hingga 90 persen. Masih ada beberapa pengerjaan lanjutan, seperti pengecatan dan pemasangan keramik lantai,” ujar Yusuf, pada Kamis, 16 November 2024
Yusuf menjelaskan bahwa lokasi perpustakaan berada di RT 4, tepat di samping Kantor Desa Rapak Lambur. Namun, ada sedikit kendala terkait posisi bangunan yang berada di bawah jalan utama.
“Kami meminta ada penghitungan ulang pada perencanaan agar posisi bangunan lebih rata dengan jalan. Meski demikian, pengerjaan terus berjalan untuk memastikan perpustakaan ini dapat segera difungsikan,” tambahnya.
Mengenai pengisian buku, Yusuf menyebut bahwa desa sudah memiliki perpustakaan kecil sebelumnya. Namun, dengan hadirnya bangunan baru ini, stok buku akan ditambah dengan bantuan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kutai Kartanegara.
“Kami sudah mengajukan proposal untuk pengisian buku dan sarana pendukung lainnya. Buku-buku yang disediakan akan mencakup bacaan untuk anak-anak PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Dengan begitu, perpustakaan ini bisa menjadi pusat edukasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa,” jelas Yusuf.
Selain menyediakan buku untuk berbagai segmen usia, perpustakaan ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat desa. Dengan upaya ini, Pemerintah Desa Rapak Lambur berharap dapat mendorong budaya membaca sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
“Perpustakaan ini bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga untuk seluruh warga desa. Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan SDM,” tutup Yusuf (*pariwara/diskominfokukar)
Discussion about this post