Tinggalkan Sungai, Loa Ipuh Siap Punya Kantor Baru Bebas Banjir

progreskaltim.id Setiap kali Sungai Mahakam meluap, kekhawatiran selalu datang lebih dulu ke Kantor Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Dokumen penting harus cepat diamankan, meja-meja dinaikkan, dan pelayanan publik tertunda. Dalam hitungan jam, ruang kerja bisa berubah jadi genangan air.

Kondisi itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Tapi tahun ini, Loa Ipuh akhirnya bersiap meninggalkan masa sulit itu. Pemerintah kelurahan memulai langkah besar. Pindah ke kantor baru yang lebih tinggi, lebih aman, dan lebih siap menghadapi tantangan zaman.

BacaJuga

“Kalau Mahakam naik, kami semua cemas. Kadang pelayanan terpaksa dihentikan sementara. Sekarang kami ingin mengakhiri situasi itu,” kata Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, akhir Maret 2025. 

Kantor lama Loa Ipuh berdiri di kawasan yang kini ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan Timur. Wilayah itu memang indah—menghadap langsung ke Mahakam—tapi juga rawan banjir. Saat air pasang tinggi, lantai kantor nyaris tak pernah kering.

Lokasi baru yang dipilih di Jalan Penyinggahan dinilai jauh lebih strategis dan bebas risiko. Selain lebih tinggi, posisinya juga memudahkan warga dari berbagai RT untuk mengakses layanan publik.

“Bangunannya nanti dua lantai, lengkap dan nyaman. Kami ingin menciptakan kantor yang bukan hanya tempat kerja, tapi pusat pelayanan yang efisien dan terbuka bagi warga,” jelas Erri.

Saat ini proses administratif sudah hampir rampung. Penghapusan aset lama menjadi tahapan terakhir sebelum pembangunan fisik dimulai setelah Lebaran 2025, dengan dukungan penuh dari Dinas Pekerjaan Umum Kukar.

“Relokasi ini bagian dari transformasi. Kami beradaptasi, supaya pelayanan tidak lagi terganggu karena faktor alam,” ujar Erri.

Langkah Loa Ipuh sejalan dengan upaya Pemkab Kukar untuk menata fasilitas publik yang tangguh bencana. Selain faktor keselamatan, relokasi juga membuka ruang bagi kawasan sungai dijadikan area hijau yang lebih ramah lingkungan.

Pembangunan kantor baru ini diharapkan membawa semangat baru bagi aparatur dan masyarakat. Layanan administrasi, perizinan, hingga kebutuhan kependudukan akan dilakukan lebih cepat dan efisien.

“Bukan cuma pindah tempat, tapi juga cara kerja yang berubah. Kami ingin pelayanan lebih terbuka, modern, dan dekat dengan warga,” tegas Erri. (adv/diskominfokukar)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10