progreskaltim.id Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama PT Kalisat Energi Nusantara (KEN) melaksanakan sosialisasi di Kabupaten Mahakam Ulu. Kegiatan itu untuk memberikan gambaran dan menyelaraskan tujuan bersama dalam rangka mencari cadangan minyak dan gas bumi negara.
Sosialisasi yang berlangsung di Ujoh Bilang, Rabu, 6 Maret 2024 ini merupakan rangkaian pelaksanaan program kerja pengeboran eksplorasi migas sumur kedua (NK-2) dan komitmen kerja kepada Pemerintah Republik Indonesia.
PT Kalisat Energi Nusantara (KEN) merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) berdasarkan Production Sharing Contract (PSC) dengan Pemerintah pada wilayah kerja Long Hubung – Long Bagun (LHLB) yang dalam project ini akan berkolaborasi dengan PT Sele Raya Energy.
Dari sosialisasi tersebut SKK Migas – KEN bermaksud mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan Jajaran Perangkat Kecamatan, Kampung dan Adat di sekitar lokasi atas kegiatan pengeboran eksplorasi yang akan dilaksanakan.
Sebelumnya KEN telah melaksanakan pengeboran eksplorasi sumur pertama (NK-1X) di tahun 2020 di wilayah Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, namun sumur NK-1X belum konklusif.
KEN akan melakukan pekerjaan pengeboran sumur eksplorasi Kedua (Sumur NK-2) untuk menuntaskan hasil pemboran sumur pertama yang merupakan komitmen kerja kepada Pemerintah di lokasi yang sama dengan Sumur NK-1X. Pengeboran Sumur NK-2 dijadwalkan akan ditajak pada Kwartal ke-2 Tahun 2024 yang diharapkan selesai dalam waktu ± 2 bulan.
“Sosialisasi kegiatan pengeboran eksplorasi sumur NK-2 ini sangat penting untuk dilakukan. Hal ini sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, sekaligus untuk memberikan informasi yang jelas dan komprehensif terkait kegiatan yang akan dilaksanakan,” kata Wakil Bupati Mahakam Ulu, Yohanes Avun dalam sosialisasi.
Wabup sangat berharap dan menyampaikan pesan, kepada PT. Kalisat Energi Nusantara (KEN) serta jajarannya agar selalu mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan dalam melaksanakan kegiatan eksplorasi ini.
“Pastikan semua kegiatan dilakukan dengan mengikuti peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, serta selalu berkoordinasi dengan kami Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kampung, Kepala Adat dan masyarakat setempat,” harap Wabup.
Wabup juga mengimbau masyarakat di Kecamatan Long Bagun, khususnya warga Kampung Mamahaq Besar dan Mamahaq Ulu yang bersentuhan dengan wilauah kerja pengeboran mendukung penuh kegiatan ini.
“Marilah kita ciptakan suasana yang kondusif agar kegiatan eksplorasi migas dapat berjalan dengan lancar dan aman,” pungkas Wabup
Kepala Departemen Humas SKK Migas Perwakilan Kalimantan-Sulawesi Wisnu Wardana menyampaikan rencana kerja di Mahulu. Ia menjelaskan, proses perencanaan ini sudah mulai dilakukan pada tahun 2019-2020, namun dikarenakan ada wabah Covid-19, serta beberapa situasi yang menyebabkan, sempat terhenti.
“Sosialisasi hari ini penting agar pada saat pelaksanaan di lapangan dapat berjalan dengan baik dan lancar mendapat dukungan dari semua pemangku kepentingan. Semoga nantinya memperoleh hasil positif sesuai harapan kita semua,” ujarnya.
Hadir dalam sosialisasi kali ini, Camat Long Bagun, Silvanus Sangiang, dari PT. Kalisat Energi Nusantara (KEN), Jono Sukarjono Chief Accounting, Agung Dewo Chief Geologist, Petinggi Mamahak Besar, Petinggi Mamahak Ulu, Lembaga Adat Kampung Mamahak, para peserta perwakilan dari masing-masing OPD pemangku Kepentingan dan tamu undangan. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post