progreskaltim.id Malam di Tenggarong kerap diwarnai keramaian di Simpang Odah Etam. Dari stan kuliner hingga panggung seni, kawasan ini jadi ruang pertemuan antara warga, pelaku usaha, dan seniman. Namun selama bulan Ramadan lalu, tempat itu sempat lengang, tertutup sementara. Kini pemerintah daerah bersiap membukanya kembali.
Bagi Pemkab Kutai Kartanegara, Simpang Odah Etam bukan sekadar ruang jajan malam. Ia bagian dari penguatan ekonomi kreatif dan wadah bagi usaha mikro, kecil, dan menengah. Pembukaan kembali kawasan ini menjadi langkah kecil untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi rakyat.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, menyebut kebangkitan kawasan itu lahir dari kerja sama lintas pihak. “Pembukaan kembali kawasan Simpang Odah Etam merupakan buah dari kerja sama antara Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi dan UKM, serta komunitas seperti Kukar Kuliner. Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif,” ujarnya, Senin (21/4/2025).
Lebih jauh, ia menegaskan kawasan ini juga menjadi ajang promosi budaya. Pentas seni dan pertunjukan lokal akan hadir berdampingan dengan kuliner khas Kukar. “Kami ingin menjadikan Simpang Odah Etam sebagai ikon destinasi wisata malam yang menonjolkan keunikan dan kekuatan lokal,” jelasnya.
Agar pengunjung merasa betah, pemerintah daerah menggandeng Dinas PU dan Dinas Perhubungan. Penataan dekorasi dan sistem penerangan jadi perhatian khusus. “Penerangan yang memadai dan dekorasi bertema akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung,” kata Zikri.
Setiap malam Minggu, kawasan ini akan diisi stan kuliner, kerajinan, hingga panggung hiburan. Pelaku usaha dari berbagai kecamatan diberi ruang tampil, sementara masyarakat mendapat hiburan sekaligus kesempatan mengenal lebih dekat budaya lokal.
Dinas Pariwisata berharap revitalisasi ini memberi dampak langsung bagi warga. Lebih dari sekadar ruang hiburan, Simpang Odah Etam diharapkan tumbuh sebagai pusat ekonomi kreatif berkelanjutan. “Lebih dari sekadar tempat nongkrong, Simpang Odah Etam adalah ruang bersama untuk mengembangkan potensi daerah dan mempererat kebersamaan masyarakat,” pungkas Zikri. (*)

Discussion about this post