progreskaltim.id Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memperkenalkan program Rapor Organisasi Perangkat Daerah (Rapor OPD). Tujuannya meningkatkan kinerja kepala dan anggota OPD di kabupaten yang memiliki julukan Urip Kerimaan ini.
Pemkab, yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Teguh Santoso, menjelaskan bahwa sebagai kabupaten termuda di Kalimantan Timur, Mahulu juga dituntut untuk memiliki kinerja yang baik. Meskipun jaraknya cukup jauh dari ibu kota provinsi di Kota Samarinda dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Teguh menegaskan bahwa OPD tidak boleh mengabaikan tugasnya.
Dia menyoroti keterbatasan yang ada, namun mengingatkan bahwa hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk berinovasi. Tidak boleh ada alasan untuk tidak bekerja maksimal.
“Mahulu sudah berusia 10 tahun. Kami melihat indikator-indikator kinerja yang diperhatikan oleh pemerintah pusat, dan di Mahulu masih banyak yang rendah,” ujarnya pada Selasa, 19 Maret 2024.
Teguh menjelaskan pentingnya Rapor OPD karena selama ini penilaian hanya diberikan secara umum kepada kabupaten dan kota. Oleh karena itu, OPD tidak pernah bisa menyadari kontribusinya dalam meningkatkan penilaian kinerja pelayanan kabupaten.
“Padahal, penilaian kinerja kabupaten tergantung pada kinerja OPD,” tambahnya. “Jika kinerja pelayanan di Kabupaten Mahulu dinilai kurang baik, maka salah satu penyebabnya adalah kinerja yang kurang maksimal dari OPD.”
Dengan adanya Rapor ini, setiap OPD dapat mengetahui penilaian kinerjanya selama ini. Sebagai contoh, jika Kabupaten Mahulu memiliki nilai 2,18, maka setiap OPD dapat mengetahui kontribusinya dalam mendapatkan nilai tersebut. (Adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post