Kondisi Suram Stadion Palaran Jadi Perhatian Komisi IV

progreskaltim.id Kondisi Stadion Palaran di Samarinda dilaporkan amat memprihatinkan. Kulit dinding-dindingnya mengelupas dan ditumbuhi lumut. Rumput-rumput ilalang tumbuh subur di mana-mana. Sampah-sampah pun berserakan.

Stadion Palaran dibangun oleh Pemprov Kaltim di atas lahan seluas 88 hektare. Stadion berkapasitas 67.075 orang penonton ini pernah dipakai menyelenggarakan pekan olahraga nasional pada 2008. Beberapa klub sepak bola pun pernah memanfaatkan stadion tersebut. Kini, setelah tak ada kegiatan, Stadion Palaran seperti tak terawat

BacaJuga

Kondisi tersebut menjadi perhatian anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Salehuddin. Ia mengatakan, pemprov seharusnya membenahi dan memanfaatkan stadion tersebut. Jangan sampai, ujarnya, ada aset daerah yang terbengkalai. Aset-aset yang terawat dan dikelola secara profesional, disebut memiliki potensi besar menambah pendapatan asli daerah.

“Pemerintah mesti menangkap peluang agar aset-aset ini bisa dimanfaatkan,” ujar Saleh, panggilan pendeknya, beberapa waktu lalu.

Ia pun memberikan masukan untuk menghasilkan uang dari Stadion Palaran. Salah satu caranya adalah menyewakan bangunan tersebut untuk dijadikan acara olahraga, konser musik, pameran, atau wisata edukasi. Pemasukan yang didapat bisa digunakan untuk mengurangi beban biaya pemeliharaan stadion.

“Biaya pemeliharaannya jelas luar biasa besar,” sebut politikus Golkar daerah pemilihan Kutai Kartanegara itu.

Saleh meminta pemerintah bergerak cepat membenahi dan memanfaatkan aset daerah yang terbengkalai. Ia amat menyangkan apabila ada aset daerah yang mangkrak tanpa penanganan. (advdprdkaltim)

Bagikan:

Discussion about this post

Populer

01

02

03

04

05

06

07

08

09

10