progreskaltim.id Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dikaruniai kekayaan alam yang luar biasa. Namun, kabupaten paling muda di Provinsi Kalimantan Timur ini masih butuh banyak sentuhan pembangunan. Keterbatasan infrastruktur membuat investasi di kabupaten berjuluk Urip Kerimaan ini penuh tantangan.
“Kita akui, masih banyak banyak kekurangan. Terutama infrastruktur yang mendukung masuknya investasi di Mahulu,” terang Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh usai menghadiri Forum Bisnis PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankkaltimtara) 2024 di Ballroom The Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, 7 Maret 2024.
Meski masih terbatas infrastrukturnya, Bupati Bonifasius meyakini, infrastruktur menjadi salah satu roda penggerak roda perekonomian mempercepat pembangunan nasional dan daerah.
Oleh karena itu, pihaknya akan menjadikan pembangunan infrastruktur menjadi perhatian serius. Hal ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
Dalam dokumen itu telah ditetapkan visi besar yakni menjadikan Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi global lima terbesar di dunia.
Visi ini menghubungkan satu daerah dengan daerah lain. Meningkatkan efisiensi dan membuka akses ke wilayah terpencil, terluar dan terdepan. Bupati meyakini, kerja keras membangun infrastruktur penghubung akan membuka akses perekonomian masyarakat setempat. Banyak peluang ekonomi akan terbuka dengan cepat.
“Sebagai contoh, menjual produk hasil pertanian dan perkebunan dengan lebih mudah. Untuk itu, kita serius membangun infrastruktur di Mahulu,” pungaksnya. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post