progreskaltim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) sedang membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di beberapa titik di Kukar. Terutama di daerah pesisir, seperti di Kecamatan Samboja, Muara Badak, dan Muara Jawa.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, Asli Husaini mengatakan, Langkah pembangunan SPBN ini memastikan untuk mengatasi kelangkaan solar dihadapi oleh nelayan. Sebab, selama ini, nelayan di pesisir Kukar kerap kesulitan mendapatkan mendapatkan solar di SPBU. Alhasil, para nelayan kesulitan melaut untuk mencari ikan.
“Sementara prosesnya (pembangunan SPBN) sudah berjalan, terutama dalam proses administrasi,” jelas Asli, pada Senin, 6 Mei 2024.
Melalui rencana pembangunan SPBN tersebut, DKP Kukar telah melakukan koordinasi bersama Pertamina Kalimantan Timur. Hal tersebut untuk menjamin pasokan bahan bakar solar nantinya selalu tersedia untuk SPBN pada tiga kecamatan di Kukar yang ditetapkan.
Pembangunan SPBN itu akan memiliki lokasi strategis di masing-masing kecamatan. Lokasinya akan tepat berdampingan dengan tempat pelelangan ikan (TPI) di tiap-tiap kecamatan. Cara itu diharapkan sekaligus memudahkan nelayan untuk mengisi bahan bakar setelah melaut.
Dua lokasi pembangunan SPBN pun yang direkomendasikan DKP Kalimantan Timur (Kaltim) pun kini telah diterima. Lokasinya berada di Kecamatan Samboja dan Muara Jawa. Diperkirakan setidaknya ada 16 ribu nelayan yang akan menerima manfaatnya.
“Kami menarget pada 2024 ini semua SPBN akan mulai beroperasi untuk nelayan di pesisir Kukar,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar)

Discussion about this post