progreskaltim.id Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus memberikan dukungan kepada Bankkaltimtara untuk berkembang. Hal ini terlihat dari penyertaan modal yang telah mencapai Rp 30 miliar kepada bank plat merah yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh pemerintah daerah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Rincian penyertaan modal tersebut adalah sebesar Rp 5 miliar pada tahun 2017, kemudian bertambah menjadi Rp 12,850 miliar pada tahun 2020, dan melalui APBD Perubahan tahun 2023, disalurkan sebesar Rp 12,150 miliar.
“Pemerintah berharap kondisi fiskal Pemda Mahakam Ulu akan membaik di tahun-tahun mendatang,” ungkap Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh pada bulan Februari lalu.
Bupati berharap Bankkaltimtara dapat terus beroperasi di Mahulu. Kehadiran lembaga perbankan di daerah ini diharapkan dapat memberikan layanan terbaik sehingga seluruh masyarakat, termasuk yang berada di perbatasan, dapat merasakan manfaatnya.
“Saya sangat mengharapkan agar Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara dapat terus beroperasi di Mahakam Ulu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Direktur Utama PT Bankkaltimtara, Muhammad Yamin, menyatakan bahwa penyertaan modal sebesar Rp 12,1 miliar dari Pemkab Mahulu telah dilakukan pada tanggal 29 Desember 2023. Hal ini menjadi motivasi bagi badan usaha milik daerah untuk memberikan kontribusi yang lebih baik dan lebih luas kepada masyarakat. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post