progreskaltim.id Pembentukan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak digelar di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Mahakam Ulu, Senin, 6 November 2023. Kegiatan yang dibuat Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Mahulu itu, dibuka oleh Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun.
Sejumlah narasumber mengisi acara tersebut. Beberapa di antaranya yakni drg Nova Paranoan dari Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kaltim; Asisten Bidang Pemerintahan dan Humas, Sekretariat Kabupaten Mahulu, drg Agustinus Teguh Santoso; dan perwakilan Kepolisian Resor Mahulu.
Dalam sambutannya, Wabup Avun mengatakan, pembentukan gugus tugas ini adalah momentum yang sangat penting dalam menjalankan komitmen melindungi dan memenuhi hak anak. Kehadiran Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak diyakini dapat menciptakan anak-anak Mahulu yang berkualitas.
“Ketika kita berbicara tentang hak anak, kita sebenarnya berbicara tentang masa depan yang akan membawa Kabupaten Mahulu ke arah yang lebih baik,” kata Avun.
Semua masyarakat, sambung Wabup, berkewajiban memberikan lingkungan yang aman dan sehat kepada anak-anak. Hal ini supaya anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Dengan begitu, mereka dapat menjadi sumber daya manusia yang memiliki potensi mengembangkan dan memajukan Mahulu.
“Anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan baik dapat menjadi manusia yang berkualitas, kreatif, berdaya saing tinggi, serta memiliki nasionalisme dan budi pekerti yang luhur,” ucapnya.
Ia pun menyatakan, mendukung terbentuknya Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak. Alasannya, gugus ini dapat mendukung pemenuhan hak-hak atas anak. Selain itu, dapat memastikan bahwa anak-anak memiliki akses yang terbaik bagi kebutuhan mereka. Meningkatkan kualitas hidup anak-anak Mahulu juga selaras dengan amanat dalam undang-undang.
Avun berharap, dengan terbentuknya gugus tugas ini, OPD yang menjadi leading sektornya dapat menjaga dan menjalankan penyelenggaraan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan. Tujuannya guna menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.
“Mari kita bersama-sama merencanakan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan Mahulu sebagai kabupaten yang layak untuk anak,” serunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Mahulu, Honorata Yuliana Husun, menjelaskan, acara pembentukan gugus tugas ini bertujuan memberikan pemahaman tentang cara pemenuhan hak anak, melindungi anak dari tindakan kekerasan, pelecehan, dan eksploitasi anak. “Selain itu untuk mengembangkan partisipasi anak dalam pembangunan,” jelasnya. (adv/prokopimmahulu)

Discussion about this post